Sabtu, 8 Agustus 2026

Menkes Budi : Tak Usah Panik Hadapi Omicron Tapi Waspada dan Hati-hati

Menteri Kesehatan RI, Budi Gunadi Sadikin saat konferensi pers, Senin, (24/1/2022)/ foto: Tangkapan layar video/ PaluEkspres

PALUEKSPRES, PALU- Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menegaskan masyarakat tidak perlu panik dengan penyebaran Omicron yang akhir-akhir ini meningkat. Meskipun sifat virus Omicron ini memang sangat cepat penularan dan kenaikannya, tetapi virus ini pun cepat juga turunnya dibandingkan dengan varian Delta.

Kedua, virus Omicron juga hospitalisasinya rendah. Misalnya dari jumlah 1600 yang terkonfirmasi positif Omicron, hanya ada 20 orang yang dirawat dan dua yang wafat. “Jauh sekali dibandingkan kasus delta,”tandas Menteri Budi Gunadi Sadikin dalam jumpa pers secara daring setelah rapat terbatas dengan Wapres dan Menteri lainnya pada, Senin (24/1/2022).

Meskipun demikian kata Menkes, masyarakat tetap waspada dan hati-hati. “Selain harus vaksinasi masyarakat juga harus tetap menjalankan protokol kesehatan, mengenakan masker, cuci tangan dan jaga jarak,” tandasnya.

Menkes juga mengatakan perlu ada kesadaran dari masyarakat untuk mencegah penularannya. Maka menurutnya penting untuk selalu menggunakan aplikasi PeduliLindungi di masyarakat. Menurutnya apalagi Wapres KH Maruf Amin sudah mengizinkan untuk membuka data aplikasi PeduliLidungi di publik, tujuannya untuk memberi kesempatan kepada masyarakat melaporkan bila masih ada titik-titik pusat keramaian yang tidak menggunakan aplikasi peduliLindungi.

Pemerintah juga akan menggunakan PCR yang jauh lebih cepat, untuk melakukan tes dan tracing.
Menkes menegaskan agar daerah tetap rajin melakukan testing dan tracing setiap bulan. Juga untuk melaksanakan isolasi mandiri sesuai dengan protokol yang ada.

Selain itu, percepatan pelaksanaan vaksinasi untuk lansia dan vaksinasi untuk anak yang rentan terkena.

Menurut Budi, karena dalam dua pekan ke depan akan lebih banyak terkena di Jakarta dan Jabodetabek maka dalam dua minggu ini, akan dipercepat vaksinasi di Jakarta dan Jabodetabek.

Sejauh ini pemerintah tetap mempersiapkan rumah sakit dengan 80 ribu ruang. “Saat ini sudah terisi 5000. Tapi masih bisa (tempat tidur) hingga 500 ribu,”tandas Budi. Tetapi kata dia, tentu tidak diharapkan fasilitas RS itu terpakai. Pemerintah tentu berharap jumlah penderita virus ini lebih rendah. (aaa/PaluEkspres)

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data
Optimalisasi Pola Mahjong Ways Dilakukan melalui Algoritma Probabilistik Cerdas
Dompet Digital Mengubah Kebiasaan Transaksi dalam Ekosistem Monopoly Live
Ancaman Siber Mendorong Industri Permainan Memperkuat Keamanan Infrastruktur Digital
Digitalisasi Administrasi Pangkas Waktu Verifikasi Pengguna Live Blackjack
Perilaku Pemain Modern Dikaji melalui Model Adaptasi Strategis
Media Sosial Memperkuat Hubungan Provider dengan Komunitas Penggemar Gates of Olympus
Mahjong Wins 3 Menunjukkan Pergeseran Tren Hiburan Berbasis Teknologi Modern
Analisis Distribusi Mengungkap Kendala Penayangan Crazy Time di Berbagai Wilayah
Pemetaan Digital Memperkuat Distribusi Server serta Manajemen Trafik Lightning Roulette
Peluang Baru Industri Mahjong Indonesia Muncul dari Pergeseran Perilaku Digital