WALHI Sulteng menyarankan kepada Gubernur Sulawesi Tengah sebaiknya lebih mendahulukan perbaikan-perbaikan tata kelola Sumber Daya Alam.
Sebagai langkah awal Gubernur mengevaluasi seluruh perizinan perusahaan tambang maupun perkebunan sawit di Sulawesi Tengah. Menurut pengamatan WALHI Sulteng, dua sektor usaha inilah yang paling banyak menyumbang masalah-masalah lingkungan serta konflik agraria di pedesaan.
Harapannya masalah-masalah buruknya tata Kelola Sumber Daya Alam serta maraknya konflik agraria di Sulteng dapat menjadi prioritas Gubernur untuk diselesaikan. Bukan justru tutup mata dan lebih mengarah pada kepentingan para pemodal daripada menyelesaikan persoalan-persoalan rakyat. (kia/paluekspres)






