Sementara itu, Wakil Ketua Umum (Waketum) Partai Gelora Fahri Hamzah mempertanyakan keberadaan para legislator yang mewakili rakyat dari daerah pemilihan Purworejo, yakni Dapil VI Jawa Tengah.
“Anggota DPR RI Dapil Wadas, mana ndasmu?” kata Fahri Hamzah di Twitter akun @fahrihamzah, Kamis (10/2/2022) dikutip dari Fajarcoid.
Anggota DPR RI Daerah Pemilihan VI Jawa Tengah Luqman Hakim sendiri meminta Badan Intelijen Negara (BIN) mengerahkan sumber daya demi mengidentifikasi pihak yang memperkeruh situasi di Desa Wadas, Purworejo, Jawa Tengah, Selasa kemarin.
“Saya minta BIN mengerahkan sumber daya secukupnya,” kata Luqman melalui keterangan persnya, Kamis (10/2).
Sebelumnya, muncul aksi penolakan warga Desa Wadas atas rencana BPN mengukur lahan penambangan batu andesit untuk pembangunan Bendungan Bener.
Luqman menduga ada hasutan dari pihak yang tidak bertanggungjawab kepada warga Desa Wadas sehingga terjadi kejadian seperti pada Selasa (8/2/2022).
Dia merasa tujuan pihak tersebut demi mencari keuntungan finansial dari transaksi pembebasan tanah milik rakyat calon lokasi tambang di Desa Wadas.
“Mereka inilah, para provokator dan markus, yang seharusnya ditangkap polisi, bukannya warga desa biasa yang tidak bersalah,” beber dia.






