Minggu, 5 April 2026

Dengan Emoticon Sedih Gus Mus Menyebut Nama Jokowi Soal Desa Wadas

KH Mustofa Bisri/ foto: fajarcoid

Desa Wadas menjadi perhatian publik usai kepolisian menerjunkan pasukan bersentaja untuk mengawal BPN melakukan pengukuran lahan tambang batu andesit proyek Bendungan Bener.

Nahasnya, anggota kepolisian tak hanya mengawal tim BPN. Mereka juga menangkap warga Desa Wadas yang dianggap memprovokasi penolakan rencana penambangan tersebut.

Sementara itu Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD memastikan pembangunan Bendungan Bener dan penambangan batu andesit di Desa Wadas terus berjalan. Adanya protes dari sebagian masyarakat tidak akan menghentikan proses pembangunan.

Kata Mahfud, warga yang menolak pembangunan ini sudah pernah mengajukan gugatan ke Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Semarang. Hasilnya gugatan ditolak, bahkan sampai dengan tingkat kasasi.

“Artinya program pemerintah itu sudah benar. Sehingga kasusnya sudah lama inkrah atau berkekuatan hukum tetap,” tegasnya. (jpnn/fajar/pe)