Minggu, 5 April 2026

Generasi Muda Indonesia Harus Mampu Kuasai Isu Dalam Negeri dan Global. Ini Alasannya Kata Wapres

Wapres K.H. Ma’ruf Amin saat menghadiri secara daring Wisuda VIII Institut Agama Islam Bani Fattah (IAIBAFA) Jombang Tahun Akademik 2021/2022Sabtu (12/02/2022)/ foto: Setwapres/ PaluEkspres

“Jangan berhenti menuntut ilmu. Pada kenyataannya, menuntut ilmu adalah pekerjaan seumur hidup, tidak berhenti di bangku sekolah dan kuliah saja,” imbuhnya.

Wapres juga mendorong para lulusan IAIBAFA untuk dapat berwirausaha.

“Saya mendorong Saudara untuk menjadi wirausaha, sehingga dapat membuka lapangan kerja untuk saudara-saudara sebangsa,” Wapres menambahkan.

Hal ini sejalan dengan prioritas pemerintah dalam mengembangkan ekonomi dan keuangan syariah demi mewujudkan kesejahteraan secara adil dan inklusif. Untuk itu, dibutuhkan banyak ahli di bidang tersebut. Terlebih dalam fikih muamalah, Wapres mengemukakan bahwa terbuka ruang sangat luas untuk berbagai ijtihad sesuai dengan tantangan yang terus berkembang.

“Ini adalah kesempatan yang sangat baik bagi Saudara untuk berkontribusi sebesar-besarnya di bidang ekonomi dan keuangan syariah, utamanya untuk mengembangkan fikih-fikih yang berwawasan kontemporer di masa depan,” paparnya.

Wapres juga mengingatkan civitas akademika IAIBAFA untuk terus berdisiplin menerapkan protokol kesehatan, mengingat bangsa Indonesia saat ini tengah memasuki gelombang ketiga pandemi Covid-19.

“Menjaga protokol kesehatan adalah bagian dari upaya menjaga keselamatan jiwa, hifdzun nafs, sebagaimana diajarkan dalam agama Islam, dan hifdzun nafs merupakan salah satu tujuan besar dari tujuan syariat Islam,” pungkasnya.