Minggu, 5 April 2026
Daerah  

Tambang Emas Ilegal di Parimo Jadi Perhatian Komisi III DPR RI

Anggota Komisi III DPR RI, Sarifuddin Sudding (Ketiga dari kiri) bersama rombongan saat meninjau lokasi unjuk rasa yang berujung bentrok di desa Katulistiwa. Foto: Aswadin

Di mana hal tersebut kata Sarifudding, sangat merugikan daerah, negara dan juga masyarakat. Karena tidak memberikan kontribusi terhadap daerah itu sendiri.

“Nah, saya kira itu yang perlu di tertibkan, besok (hari ini) kita akan sampaikan kepada Pak Kapolda dalan rapat dengan Pak Gubernur, agar keberadaan tambang-tambang ilegal ini sesegera mungkin untuk ditertibkan,” tegasnya.

Dengan begitu, pihaknya meminta kepada pihak kepolisian, kejaksaan untuk mengawal hal ini,” Dan pada rapat besok saya suruh kawal dan saya juga mengawal itu. Karena ini sangat nerugikan, sebab tidak memberikan kontribusi ke daerah.” kata dia.

Kemudian, hasil rapat komisi III DPR RI bersama dengan warga di tiga kecamatan diwilayah Parigi Moutong itu, nantinya akan disampaikan kepada Gubernur dan Kapolda Sulteng hari ini, Jumat 18 Pebruari 2022 di Palu.

Ia menambahkan, terkait dengan meninggalnya Aldi yang ikut dalam unjuk rasa tolak aktivitas tambang saat itu, ia menegaskan bahwa siapapun yang melakukan itu dan bertindak tidak sesuai Standar Operasi Prosedur (SOP) harus di proses dan ditindak.

“Itu saya janji, dan akan saya kawal untuk itu. Karena Propam juga sudah turun dari Mabes Polri untuk melakukan pemeriksaan, baik senjata maupun aparat kepolisian Polres Parimo yang bertugas melakukan pengamanan pada malam kejadian itu,” ujarnya. (asw/paluekspres)