“Yang penting, prinsip kita itu jangan merugikan, jangan ada pihak-pihak yang dirugikan,” imbuhnya.
Sebelumnya, Direktur Utama LPP RRI I Hendrasmo menyampaikan detail rencana PTQ ke-52 yang akan mengusung tema “Rahmat Semesta, Pulih Bersama, Bangkit Perkasa”, dengan kategori terdiri dari tilawah, tausiah, tahfiz, dan tartil. Adapun kategori tartil diperuntukkan khusus bagi difabel netra. Peserta luring yang hadir di Takengon Aceh diperkirakan sebanyak 434 orang. Kegiatan ini juga akan dimeriahkan, diantaranya dengan kegiatan pameran usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
“PTQ ke-52 ini akan disertai dengan beberapa kegiatan lainnya, diantaranya, pameran UMKM, kemudian pameran buku religi agama, dan tabur benih bibit ikan,” jelas I Hendrasmo.
Selanjutnya, Ketua Dewan Pengawas Anwar Mujahid Adhy Trisnanto mengharapkan pemerintah menguatkan kelembagaan LPP RRI, yaitu dengan mengangkat PBPNS di LPP RRI sebagai PNS. PBPNS tersebut berjumlah 3.434 pegawai yang diangkat oleh Dewan Direksi untuk memenuhi kebutuhan sekitar 4.000 PNS yang telah memasuki masa pensiun selama kurun 1999 hingga 2021.
“RRI sangat berharap PBPNS yang ada di RRI sebanyak 3.434 pegawai dapat di-inpassing menjadi PNS sebagai wujud kehadiran negara dalam penguatan RRI sebagai lembaga penyiaran publik,” harap Anwar Mujahid.
Hadir pula dalam pertemuan tersebut, Anggota Dewan Pengawas Mohamad Kusnaeni, Direktur Program dan Produksi Mistam, Direktur Layanan dan Pengembangan Usaha Yonas Markus Tuhuleruw, Direktur Teknologi dan Media Baru Muhamad Sujai, Direktur Sumber Daya Manusia dan Umum Dedi Suparman, serta Direktur Keuangan Muhammad Fauzan.
Sementara Wapres didampingi oleh Kepala Sekretariat Wapres Ahmad Erani Yustika dan Staf Khusus Wapres Masduki Baidlowi.(Setwapres/PaluEkspres)






