PALUEKSPRES, PARIMO – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Tojo Una-Una (Touna) melakukan kaji banding terkait upaya penurunan Sunting di Kabupaten Parigi Moutong (Parimo), Rabu (16/3/2022).
Kepada wartawan, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Parigi Moutong, Ellen Ludya Nelwan mengatakan, tujuan Dinkes Touna berkunjug ke Parimo guna mempelajari bagaimana upaya Pemkab Parimo dalam menekan penurunan angka stunting.
“Rombongan Dinkes Tojo Una-Una melakukan kaji banding untuk melihat upaya-upaya tentang penanganan stunting di Kabupaten Parimo,” kata Ellen saat ditemui, Rabu (16/3/2022).
Kata Ellen, kunjungan kaji banding Dinas kesehatan Touna ini, karena melihat penurunan stunting di Parigi Moutong berada pada angka 11 persen dari sebelumnya 34 persen.
Dengan demikian kata dia, pihaknya menjelaskan soal penanganan stunting kepada pihak Dinkes Touna. Kata Ellen, salah satu upaya yang dilakukan Pemerintah kabupaten Parimo, adalah melibatkan leading sektor. Mulai dari Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait, tim Penggerak PKK, hingga ke tingkat desa.
“Semua dilibatkan dalam upaya penurunan stunting, mulai dari OPD, Kecamatan sampai ke desa dengan menggerakan tim penggerak PKK di tingkat desa untuk terus melakukan sosialisasi,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Dinas kesehatan Touna, Jafanet Alfari mengaku, pihaknya tertarik dengan upaya serta metode yang dilakukan Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong dalam menekan angka penurunan stunting.
Sehingga diharapkan, dengan kunjungan kaji banding ini dapat memotivasi pihaknya untuk mengejar angka 11 persen. Olehnya, ia tertarik dengan metode yang diterapkan oleh Dinas kesehatan Parimo bersama OPD terkait dalam menekan angka penurunan stunting.
“Kami juga tertarik dengan cara-cara positif lainnya, seperti metode pemberian makanan tambahan, dan peluang kerjasama Dinas kesehatan Parimo dengan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas).
Oleh karena itu tambahnya, pihaknya meminta petunjuk mengenai apa yang sudah dilakasnakan Pemkab setempat dalam penanganan stunting tersebut.
“Untuk itu kami meminta petunjuk dengan apa yang sudah dilaksanakan Pemerintah Parimo sehingga bisa menekan angka penurunan stunting, agar bisa kami ambil sebagai pelajaran,” ujarnya. (asw/paluekspres)






