“Telah kita lakukan perbaikan pada beberapa titik dengan menambah bandwidth layanan, sehingga saat ini kami siap untuk penyelenggaraan MotoGP. Kami menjamin bahwa apa yang disampaikan Telkom melalui konektivitas dan service ICT akan memiliki performa yang maksimum,” ujarnya.
“Juga tidak lupa kita panjatkan doa kepada Allah SWT agar kita semua diberikan kesehatan dan kekuatan untuk mengawal ini semua dengan baik, dan apa yang kita harapkan berjalan dengan lancar pada saat event berlangsung,” tambah Herlan.
Sementara itu, Direktur Enterprise and Business Service Telkom Edi Witjara berharap apa yang telah dilakukan oleh Telkom tidak hanya sekadar mendukung dalam layanan telekomunikasi, tetapi juga dapat mendukung kemajuan wilayah Nusa Tenggara Barat.
“Kami TelkomGroup akan secara maksimal mendukung dan menyukseskan event internasional ini. Kami akan berupaya menyediakan berbagai sarana dan fasilitas telekomunikasi yang ada di area Mandalika. Mudah-mudahan, apa yang telah kami siapkan ini dapat dengan sempurna mendukung kesuksesan event MotoGP kali ini. Lebih dari itu, kami harap seluruh dukungan ini juga dapat berperan untuk memajukan wilayah Nusa Tenggara Barat ke depannya,” ujar Edi.
Untuk penyelenggaraan MotoGP, TelkomGroup menyediakan 1.908 BTS untuk layanan Telkomsel yang juga meng-cover jaringan 5G, layanan Astinet dengan kapasitas mencapai 920Mbps serta layanan Wi-Fi melalui 125 Access Point berkapasitas 6Gbps yang tersebar untuk 6 area di antaranya medical center, pit building, paddock, race control, tv compound, dan area tribune untuk spectator.
Sebagai fungsi monitoring, TelkomGroup menyiapkan sejumlah 4 Posko 24/7 yang berlokasi di Witel Mataram dan Mandalika untuk memonitor infrastruktur transport dan elemen network ICT services TelkomGroup. Selain itu, ratusan personel pun disiapkan untuk pengamanan seluruh alat produksi agar selalu dalam keadaan baik. Posko tersebut dilengkapi dengan Mini Network Operation Center atau Mini NOC yang terintegrasi dengan Posko Telkom Integrated Operation Center (TIOC) yang berjenjang dari level regional hingga nasional.






