Melalui program ini, pesantren akan mencetak GUS IWAN PLUS. Apa itu? GUS IWAN PLUS itu artinya Santri Bagus, Pinter Ngaji, dan Usahawan, itu GUS IWAN. Tambah PLUS, PLUS-nya itu apa? Sekaligus Pelestari Lingkungan.
Menurut Wapres, Pondok Pesantren Al Ittifaq Bandung Selatan telah mengembangkan model korporatisasi dan digitalisasi pertanian, jadi sudah dikembangkan. Berbagai hasil pertaniannya telah mengisi pasar tradisional maupun modern.
“Melalui Koperasi Pondok Pesantren atau Kopontren, telah diberdayakan pula 270 petani dari 9 Kelompok Tani di 3 kabupaten, dan akan terus bertambah.”
Wapres mengatakan kesuksesan itu diharapkan dapat menjadi pemantik bagi pondok-pondok pesantren lain di pelosok negeri, untuk meningkatkan kesadaran akan fungsi strategis pesantren.
“Bukan hanya sebagai lembaga pendidikan keagamaan, melainkan juga platform pemberdayaan ekonomi masyarakat yang sangat penting bagi pemerataan kesejahteraan. Saya mengharapkan program Santri Digitalpreneur dapat memperluas kemitraan dengan berbagai pihak, menuju cita-cita penguatan ekonomi umat,” ujar Wapres. (aaa/PaluEkspres)






