KPUD Sigi Dilapor ke KPU RI

  • Whatsapp

 

SIGI, PE – Bakal calon wakil bupati Sigi Nico Salama hingga saat ini terus melakukan perlawanan atas keputusan KPUD Sigi meloloskan pasangan Agus Lamakarate – Wardha. Kali ini ia mengadukan Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Sigi ke KPU RI di Jakarta.

“Saya sudah daftarkan ke PTUN Palu (pengadilan tata usaha negara) dan sekarang ini saya lagi di Jakarta menemui komisioner KPU RI untuk menyampaikan keputusan KPUD Sigi itu tidak sesuai dengan keputusan partai PDIP dan PBB, ” kata Nico Salama di hubungi, Senin 31 Agustus.

Berdasarkan surat keputusan (SK) DPP PDIP dan PBB, seharusnya kata dia  KPUD Sigi tidak menindaklanjuti pendaftaran pada pasangan nomor urut 4 ini. SK itu menyebutkan untuk menarik dukungan pasangan Agus Lamakarate – Wardha dan mendukung pasangan Agus Lamakrate – Nico Salama.

“Ini yang saya ingin tegaskan. Saya sudah memperlihatkan sk penarikan dukungan itu kepada KPU, tapi mereka tetap menerima pendaftaran pasangan itu dan menolak saya mendaftar, ini sudah tidak adil. Seharusnya mereka juga terima berkas saya dan pak Agus, kemudian mencocokannya ke DPP PDIP dan PBB siapa yang sebenarnya didukung, ” kata Nico dengan nada kesal. Meski tahapan penetapan sudah lewat, namun Nico meyakini keinginannya dapat diakomodir oleh KPU RI dan PTUN Palu.

“Saya tidak mungkin berjuang kalau tidak yakin, saya mohon doanya saja,” tutupnya.
Sementara itu Komisioner KPUD Sigi Sarif Latadano mengaku bahwa keputusan pihaknya meloloskan pasangan Agus Lamakarate — Wardha sudah tepat. KPUD kata dia sudah berkonsultasi dengan KPU Sulteng dan KPU RI terkait permasalahan ini.

“Itu hak beliau melakukan gugatan dan sebagainya, dari kami tidak ada masalah karena keputusan kami ini juga sesuai dengan konsultasi kami dengan KPU Sulteng dan KPU pusat, ” jelas Sarif.
KPUD menilai bahwa upaya Nico Salama melakukan perlawanan atas keputusan tersebut tak lain adalah ingin mencari keadilan. Pihaknya mengaku menyerahkan semuanya kepada keputusan nantinya.
“Jika ada keputusan dari PTUN dan sebagainya, kami akan tunduk pada keputusan tersebut. Tapi saat ini kami berpegang pada keputusan kami, ” jelasnya. (mg02)

Pos terkait