Sabtu, 4 April 2026

Terminal Bakal Jadi Rest Area di Parimo

Kepala Dinas Perhubungan Parimo, Arman/ Foto: Aswadin /PaluEkspres

PALUEKSPRES,PARIMO – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Parigi Moutong (Parimo), Sulawesi Tengah, rencananya akan menjadikan terminal di daerah itu sebagai rest area. 

Pasalnya, fungsi terminal sudah mulai bergeser, disebabkan kendaraan angkutan penumpang ataupun barang tidak lagi masuk terminal untuk mengambil maupun menurunkan penumpang.

“Masalahnya, orang (penumpang) yang masuk terminal sudah tidak ada, begitupun mobil penumpang,” kata Kepala Dinas Perhubungan Parimo, Arman di Parigi, Selasa (19/4/2022).

Kata Arman, tujuan kendaraan mobil masuk terminal adalah untuk mengambil dan menurunkan penumpang. “Untuk apalagi mereka masuk terminal, sementara penumpang tidak ada ke terminal,” ujar Arman.

Salah satu kendala juga hingga terminal tak berfungsi, disebabkan angkutan umum di dominasi kendaraan roda dua dan roda empat milik pribadi, yang direntalkan.

Mobil-mobil rental itu tidak lagi masuk ke terminal baik yang mengangkut maupun menurunkan penumpang.

“Mana ada saat ini mobil rental itu mau masuk ke terminal, semuanya bypass. Jadi mereka bawa penumpang dari alamat sampai tujuan, sehingga hampir tidak ada masuk terminal,” ujar Kadis Arman.

Mobil angkutan umum, angkutan orang, termasuk angkutan barang, hampir didominasi oleh kendaraan pribadi. Selain itu, jumlah mobil bus yang beroperasi pun perlahan mulai berkurang. 

Mobil angkutan kota (Mikrolet) yang notabene berplat kuning juga sudah mulai berkurang, karena dampak banyaknya orang menggunakan kendaraan pribadi, baik yang mereka sewa, maupun miliknya sendiri.

“Makanya, hampir rata-rata terminal tidak berfungsi,” ungkapnya.

Di beberapa daerah seperti Kota Palu, Manado, terminalnya masih tetap berfungsi. Tetapi, terminal kecil tipe C, seperti di Parigi Moutong ini sudah tidak berfungsi.

“Tetapi, wajib berkontribusi untuk daerah. Sebab, mereka komersial dengan menggunakan jasa sebagai pengguna jalan. Sehingga, wajib berkontribusi untuk daerah,” ujarnya. (asw/PaluEkspres)