Karir Melejit, Kader IMMIM Sangat Diapresiasi di UIN Palu

  • Whatsapp
Dr. M. Taufan B, S.H,. M.H., M.Ag,.dilantik menjadi Wakil Dekan I Wakil Dekan I Bidang Akademik dan Pengembangan Kelembagaan Fakultas Syariah UIN Palu. Foto: Istimewa

PALUEKSPRES, PALU– Rektor Universitas Islam Negeri (UIN) Palu, Prof. Dr. H. Sagaf Pettalongi, M. Pd., belum lama ini kembali melakukan mutasi dan promosi di lingkungan kampus perguruan tinggi terbesar di Sulawesi Tengah tersebut.  Salah satu pejabat yang mendapat perhatian khusus dalam acara pelantikan itu adalah Dr. M. Taufan B, S.H., M.Ag., M.H.  Dia mendapat promosi jabatan menjadi Wakil Dekan I Bidang Akademik dan Pengembangan Kelembagaan, padahal baru 5 bulan menduduki jabatan Wakil Dekan II bidang Administrasi Umum, Perencanaan dan Keuangan.

Kinerja yang ditunjukkan oleh mantan Direktur Pesantren IMMIM Putra Makassar dua periode ini rupanya mendapatkan apresiasi yang sangat mengesankan bagi Rektor UIN. 

Bacaan Lainnya

Dalam sambutan pelantikannya, Rektor UIN Palu secara terus terang menyebutkan bahwa dengan peralihan status dari IAIN ke UIN, maka orang seperti Taufanlah yang sangat dinantikan kontribusinya untuk mengembangkan lembaga tersebut. 

“Dengan beralihnya kita dari IAIN ke UIN yang membutuhkan SDM yang handal dan berwawasan luas, figur pemikir dan kreatif seperti Pak Taufan sangat dibutuhkan kehadirannya sebagai bagian lokomotif percepatan pengembangan lembaga,” kata Rektor UIN Palu.

Karir Taufan sejak kembali fokus mengabdi di kampus hijau UIN Palu memang bisa dibilang cukup moncer.  Ketika mengakhiri masa pengabdiannya selaku pimpinan Pondok Pesantren IMMIM Putra Tamalanrea, Makassar selama dua periode (2011-2015 dan 2015-2019), pimpinan UIN segera memanfaatkan kesempatan ini dengan menugaskan Taufan sebagai Ketua Program Studi Perbandingan Mazhab dan Hukum. 

Hasilnya, di bawah kepemimpinannya, Perbandingan Mazhab dan Hukum menjadi Prodi pertama di Fakultas Syariah yang meraih Akreditasi Sangat Baik.  Segera setelah itu, jabatan Ketua Prodi yang seharusnya dia jabat 4 tahun, harus dia tinggalkan karena diamanahi sebagai Wakil Dekan 2 bidang Administrasi Umum, Perencanaan dan Keuangan. 

Hanya 5 bulan di posisi itu, Pimpinan UIN memberikan amanah baru sebagai Wakil Dekan 1 Bidang Akademik dan Pengembangan Lembaga.

Rektor berharap keberhasilan-keberhasilan yang telah diraih Taufan pada jabatan-jabatan sebelumnya kembali diraih pada jabatan barunya. 

Ditemui di ruang kerjanya, Taufan mengatakan bahwa apa yang diraihnya sejauh ini tidak terlepas dari pembinaan dan pendidikan yang diperolehnya di Pondok Pesantren IMMIM Putra Makassar, baik pembinaan yang diperolehnya selama nyantri, maupun setelah menjadi pembina/guru di pondok tersebut, bahkan kemudian menjadi pimpinan pondok. 

Itulah sebabnya, dia tidak bisa melupakan Pesantren IMMIM tempat ia ditempa dan senantiasa berterima kasih kepada para guru, pembina dan Ketua Yayasan Dana Islamic Centre IMMIM. (bid/paluekpsres)

Pos terkait