oleh

Rolling AKD Tak Perlu Tunggu Golkar

PALU, PE – Anggota Dewan dari Fraksi Golkar, Muhammad J Wartabone angkat bicara soal isu rolling Alat Kelengkapan Dewan (AKD) di Dewan Kota.

Politisi tiga periode di dewan itu mengingatkan pimpinan dewan harus segera menjadwalkan pertemuan untuk membahas seputar rencana rolling itu.

Dia menegaskan, rolling yang dilakukan AKD tak ada kaitannya dengan rencana fraksi Golkar melengser Moh Iqbal Andi Magga dari kursinya sebagai ketua dewan. Itu dua hal yang berbeda dan tak ada sangkut pautnya.

“Lakukan saja rolling. Jangan tunggu Golkar. Urusan Golkar itu lain dengan urusan kelembagaan dewan. Itu internal Golkar. Terserah Golkar mau tunjuk siapa atau mempertahankan tetap pak Iqbal. Itu tak ada kaitannya. Rolling ini perintah Tatib Dewan. Kalau sudah dua setengah tahun yah harus roling,” tegasnya.

Dia berharap, pimpinan dewan bisa segera menindaklanjuti usulan-usulan roling yang mulai berkembang di kalangan internal fraksi-fraksi yang ada di dewan. Ini agar tidak menganggu seluruh tugas dan tanggungjawab dewan dalam tupoksinya.

Bila kata dia, pimpinan tak mau melakukan itu, maka keputusan itu pun harus dicapai melalui mekanisme musyawarah mufakat bersama dengan seluruh fraksi yang ada.

“Kalau memang tidak mau dilakukan rolling harus gelar rapat. Lalu buat kesepakatan tertulis yang isinya bahwa fraksi yang ada sepakat untuk tidak roling. Namun, tidak boleh begitu saja tidak menindaklanjuti perintah Tatib tentang rolling,” jelas Ketua Badan Kehormatan (BK) Dewan itu.

Sementara, Wakil Ketua Dewan, Basmin H Karim membantah bila pimpinan dewan sengaja mengulur jadwal rolling.

Dia memastikan roling akan tetap dilakukan. Hanya saat ini dewan kesulitan mencari jadwal yang tepat untuk membahas soal rolling itu.

“Kita saat ini masih sibuk pansus LKPj walikota. Kita akan tetap rolling. Masih menyusun jadwal rapat dengan fraksi-fraksi,” ujar Basmin.

Seperti diketahui, saat ini masa tugas dewan sudah memasuki dua setengah tahun masa jabatan tepat pada Maret ini. Jika menilik Tatib, maka rolling sudah bisa dilakukan. Sementara pada Februari lalu Sekretaris Dewan Rosidah Thalib telah memberi lampu hijau kepada seluruh fraksi yang ada bila ingin melakukan roling. Rosidah bahkan memberi sinyal bila rolling bisa dilakukan menjelang dua setengah tahun masa jabatan.

“Bisa rolling. Karena sebentar lagi memasuki dua setengah tahun masa jabatan. Tergantung fraksi. Itu kan kewenangan fraksi. Kami hanya siap memfasilitasi apa yang dibutuhkan,” demikian Rosidah di saat itu.

(mrs/Palu Ekspres)

News Feed