Bertemu Wairjen TNI, Masyarakat Minta Posramil Dibangun di Tokasa

  • Whatsapp

Di sela-sela kunjungan pengawasan dan pemeriksaan (Wasrik) ke Poso, Sulawesi Tengah, Selasa, 28 Juni 2022, Tim Inspektorat Jenderal TNI yang dipimpin Wakil Inspektur Jenderal TNI Mayor Jenderal TNI Farid Makruf, MA menyambangi Pos Kotis dan Pos Sekat Operasi Madago Raya di Gunung Biru, Tamanjeka, Poso Pesisir dan Tokasa, Parigi Moutong.

Mantan Kepala Penerangan Kopassus itu didampingi angggota tim dari Inspektorat Jenderal TNI, Laksamana Pertama TNI Agus Priyatna dan Kolonel Infanteri Heriyadi beserta Kepala Seksi Operasi Korem 132 Tadulako, Letnan Kolonel Infanteri Kusnandar Hidayat, Dandim 1307 Poso Dandim 1307/Poso Letnan Kolonel Inf Gusti Nyoman Mertayasa dan Komandan Batalyon Infanteri 714/Sintuvu Maroso Letnan Kolonel Infanteri Awaluddin.

Bacaan Lainnya

Di Gunung Biru, Tamanjeka, Desa Masani, Poso Pesisir, Mayjen TNI Farid Makruf bertemu dengan sejumlah anggota Brimobda Sulawesi Tengah di Pos Sekat di wilayah itu.

“Situasi secara umum di wilayah yang dulu menjadi basis kelompok Mujahiddin Indonesia Timur ini sudah aman dan kondusif. Geliat ekonomi masyarakat sudah terlihat lancar. Kehadiran Satgas Operasi Madago Raya di sini untuk memastikan situasi keamanan yang makin kondusif ini dapat terus terjaga,” sebut mantan Danrem 132/Tadulako itu.

Kepada Laksamana Pertama TNI Agus Priyatna dan Kol Inf Heriyadi, perwira tinggi TNI kelahiran Bangkalan, 6 Juli 1969 ini menceritakan bagaimana operasi demi operasi pemberantasan terorisme di Gunung Biru. Ia menceritakan bagaimana kelompok MIT yang kala itu dipimpin Santoso alias Abu Wardah lalu Ali Kalora mempersiapkan wilayah ini sebagai qoidah aminah, wilayah aman yang berazas syariat Islam.

“Sekarang, kelompok ini sudah hancur. Tinggal bagaimana upaya kita mengadang tumbuh kembangnya paham-paham radikal utamanya di kalangan muda,” ujarnya.

Usai dari Tamanjeka, Wairjen TNI bertandang ke Pos Komando Taktis Operasi Madago Raya di Tokorondo. Setelah melihat Masjid dan Poliklinik Madago Raya yang dibangun semasa Inspektur Jenderal Polisi Abdul Rakhman Baso, Kapolda Sulteng 2020-2021, Tim Itjen TNI melanjutkan perjalanan ke Pos Sekat di wilayah Tokasa, Parigi Moutong.

Di Tokasa, yang pernah menjadi daerah perlintasan kelompok MIT, Tim Itjen TNI bertemu dengan para prajurit dari Batalyon Infanteri 714/Sintuvu Maroso, aparatur desa dan masyarakat setempat.

Masyarakat setempat meminta agar pasca Operasi Madago Raya, TNI tepat ditempatkan di desa itu. Mereka sudah menyiapkan tanah untuk membangun Pos Rayon Militer di sana.

“Saat ini memang situasi sudah aman. Meski demikian kami ke kebun masih harus berkelompok. Tidak sendiri-sendiri untuk menjaga segala kemungkinan. Dan itu tidak dikawal lagi oleh aparat keamanan. Cuma kami meminta agar setelah ini bapak-bapak tentara tetap ditempatkan di Tokasa. Kami sudah siapkan lahan untuk bangun Posramil,” kata Kepala Desa Tanalanto, Sulaeman.

Menyahuti hal itu, Farid menyatakan akan menyampaikan permintaan masyarakat itu pada yang bertanggungjawab atas itu.

Kepada personel Yonif 714/Sintuvu Maroso yang bertugas, Farid meminta untuk tetap waspada dan selalu bersiap sedia bila masyarakat setempat meminta bantuan. ***

Pos terkait