Serta mengusulkan Dekranasda serius mendampingi pengrajin supaya bisa mengakses KUR untuk kemajuan usahanya.
Karena KUR ini jelas wagub, diantara solusi penyelesaian pengangguran dan kemiskinan lewat pemberdayaan ekonomi kerakyatan.
Begitu juga dengan aset-aset pemda yang nganggur kata Wagub menjadi peluang emas pengurus untuk diberdayakan, misalnya disulap menjadi etalase atau gerai bagi produk-produk kerajinan lokal setempat.
“Contohnya ex VIP room di (bandara) Luwuk, Saya bilang ke bupati supaya dipinjamkan ke Dekranasda untuk promosi kerajinan dan begitu juga (harapan Saya) ke bupati-bupati lain,” pintanya supaya diikuti.
Terhadap penyampaian gubernur dan wagub maka Ketua Dekranasda Sulteng Dr. Ny. Hj. Vera Rompas Mastura, M.Si akan menindaklanjuti sekaligus berterima kasih atas pencerahan yang diberikan.
Ia juga meminta dukungan pemda kabupaten kota bagi pengrajin lokal di wilayahnya supaya bisa bangkit dari dampak Pandemi Covid-19.






