Perlu digaris bawahi, memajukan pengelolaan sumber daya pertanian harus dibarengi dengan peningkatan SDM masing-masing individu penyuluh. Tanpa hal itu, sangat sulit mewujudkannya.
“Setelah meraih kualifikasi kompeten menjadi tanggungjawab kalian untuk memajukan sumberdaya pertanian, tapi bagaimana mau memajukan jika pada diri kalian tidak ada dorongan untuk maju,” ujarnya.
Ketua Panitia Sertifikasi Profesi Penyuluhan Supervisor Andi Ritha Lembah SPT, MAP mengatakan, terdapat sekitar 200 petugas penyuluh perkebunan se-Sulawesi Tengah. Namun baru 33 orang diikutkan pelatihan Bimtek dan Uji Kompetensi seperti saat ini.
Alasannya, karena Dinas Perkebunan dan Peternakan Provinsi Sulteng masih kekurangan anggaran untuk mengakomodir seluruh petugas penyuluh tersebut.
Sehingga, menurut Andi, pada pelaksanaan kegiatan kali ini, pihak Dinas Perkebunan dan Peternakan Provinsi Sulteng hanya bertindak sebagai tuan rumah pelaksana.
“Balai Besar Penyuluhan Pertanian Batang Kaluku Gowa sebagai pelaksana Bimtek mulai pembawa materi hingga penentuan kelulusan, kita hanya sebagai panitia,” kata Andi Ritha ditemui usai penutupan secara resmi kegiatan Bimtek.






