oleh

Ada Seniman Masuk Sekolah? Gimana Tuh…

PALU, PE – Gerakan Seniman Masuk Sekolah, yang sejak tahun 2016 lalu, diluncurkan oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) RI, saat ini mulai didorong, untuk direalisasikan di sekolah-sekolah di Sulteng.

Hal ini, disampaikan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Sulteng, Irwan Lahace, usai mengisi kegiatan Rapat Koordinasi Kepala-kepala Sekolah, Kamis 9 Maret 2017.

“Ini kaitannya, dengan amanat Presiden, pada waktu Rembuk Nasional Pendidikan. Salah satunya, beliau menyampaikan, kegiatan ekstrakurikuler wajib dilaksanakan, terutama kesenian, olahraga, pramuka dan lainnya. Itulah yang ditindaklanjuti, dengan gerakan seniman masuk sekolah,” jelas Irwan.

Irwan menyebutkan, salah satu dasar gerakan tersebut, ialah karena kebutuhan para pekerja seni atas ketersediaan wadah, bagi mereka untuk berkesenian dan berkreasi.

“Oleh karena itu, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, dalam hal ini Direktorat Kebudayaan, sekarang lagi gencar-gencarnya membangun karakter bangsa, yang salah satu unsurnya adalah pada bidang kesenian,” ujar Irwan.

Ia juga mengungkapkan, program gerakan tersebut, telah dimulai, dan pemerintah pusat telah menyediakan dana, yang akan dijadikan bantuan bagi para seniman, untuk mengajar atau memberikan bimbingan kesenian, bagi para siswa di sekolah.

“Ini sudah kita mulai, dan memang ada dananya di pusat, memberikan bantuan para seniman, untuk mereka mengajar, ataupun membimbing anak-anak, di bidang seni di sekolah,” lanjutnya.

Selain itu, Irwan juga mengingatkan, kepada pihak taman budaya, untuk betul-betul memanfaatkan ruang di taman budaya, sesuai dengan fungsinya, yakni sebagai wadah para pelaku seni berkegiatan dan berkreasi, termasuk kelompok-kelompok kesenian dari sekolah-sekolah.

“Saya juga mengingatkan, kepada para Kepala Sekolah, untuk memanfaatkan taman budaya, sebagai tempat berkreasinya anak-anak, dalam hal berkesenian,” tutupnya.

(mg01/Palu Ekspres)

News Feed