Tanggap Darurat Banjir Bandang Torue Parimo Diperpanjang 30 Hari

  • Whatsapp
Rumah warga Desa Torue yang rusak akibat diterjang banjir bandang beberapa waktu lalu. Foto - Aswadin/PE

PALUEKSPRES,PARIMO – Sekretaris Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Parigi Moutong (Parimo), Sulawesi Tengah, Rivai mengatakan, Pemerintah Kabupaten Parimo memperpanjang masa penanggulangan tanggap darurat selama 30 hari pascabanjir bandang di Desa Torue.

“Perpanjangan tanggap darurat di mulai tanggal 12 Agustus sampai 12 September 2022,” kata Rivai di Parigi, Kamis (11/8/2022).

Menurut Rivai, penambahan waktu tanggap darurat dilakukan berdasarkan berbagai pertimbangan teknis. Karena, masih banyak kegiatan darurat membutuhkan waktu yang cukup dalam penanganan pascabanjir.

Adapun hal yang mendesak kata dia, adalah pemenuhan hunian sementara (Huntara), normalisasi sungai sungai bagian hulu hingga hilir. Kemudian, perbaikan jaringan air bersih karena belum semua sambungan rumah tangga teraliri.

Selain itu, penyediaan makanan bagi pengungsi yang kehilangan tempat tinggal. Dia mengatakan, langkah tersebut berdasarkan kebijakan kepala daerah yang dituangkan dalam surat keputusan Bupati Parigi Moutong nomor : 362.45/680/BPBD tentang penetapan status perpanjangan tanggap darurat penanggulangan bencana banjir tahun 2022.

“Sebelumnya tanggap darurat berlaku selama 14 hari dimulai 29 Juli hingga 11 Agustus, kemudian diperpanjang selama 30 hari ke depan.” ujarnya.

Selanjutnya kata dia, hal ini dilakukan sebagai upaya pemulihan kondisi daerah terdampak, karena peristiwa banjir bandang di Desa Torue, dan luapan air di Kecamatan Balinggi menimbulkan kerusakan lingkungan, pemukiman warga, sarana infrastruktur, perusahaan, kebun dan tambak warga.

Pos terkait