Dimana, dalam kejadian itu menimbulkan tiga korban jiwa dan empat orang hilang di desa itu.
Sehingga, upaya penanggulangan dilakukan secara optimal dan tepat oleh Pemerintah setempat, dan di bantu Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah dalam pemenuhan huntara bagi korban rumah hilang dan rumah rusak berat.
Dia menambahkan, hingga hari ke 14 tanggap darurat, tugas relawan telah selesai. Namun, pemda masih melanjutkan sejumlah kegiatan mendesak. Menurutnya, pemda sangat terbantu dengan kehadiran relawan.
“Tentunya kami mengapresiasi keterlibatan para pihak dalam membantu korban bencana. BPBD dan Dinas Sosial secara konsisten mengawal perpanjangan tanggap darurat hingga bulan September 2022,” ujarnya.(asw/PaluEkspres)






