Sabtu, 8 Agustus 2026

Belasan Eks Narapidana Teroris Ikut Upacara HUT Ke-77 Kemerdekaan RI di Palu

Belasan eks napiter membacakan Ikrar Sumpah Setia kepada NKRI, Rabu (17/8/2022). Foto: Istimewa

PALUEKSPRES, PALU – Belasan eks narapidana teroris (Napiter) yang berasal dari Kabupaten Poso, Kabupaten Sigi dan Kota Palu mengikuti upacara Hari Ulang Tahun (HUT) ke-77 Kemerdekaan Republik Indonesia (RI) di depan markas komando (mako) Polda Sulteng, Rabu,  17 Agustus 2022.

Belasan eks Napiter itu ikut bergabung dengan para pejabat utama Polda Sulteng dan seluruh Satker Polda Sulteng  pada pelaksanaan upacara HUT ke-77 Kemerdekaan RI di depan Mako Polda Sulteng.

Pelaksanaan upacara HUT Ke-77 yang berbeda dengan pelaksanaan upacara sebelumnya itu, bertindak selaku Inspektur upacara adalah Brigjen Polisi Hery Santoso yang juga Wakapolda Sulteng.

“Momen HUT ke-77 Kemerdekaan RI dipergunakan  19 Eks Napiter untuk Ikrar Setia kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI),” kata Kabidhumas Polda Sulteng Kombes Polisi Didik Supranoto di hadapan awak media, Rabu, 17 Agustus 2022.

Didik menjelaskan, sebelum pelaksanaan ikrar, mereka tadi juga mengikuti upacara HUT ke-77 Kemerdekaan RI bergabung dengan personel Polda Sulteng.

Didik juga menerangkan, eks Napiter yang berikrar setia kepada NKRI, mereka berasal dari Kabupaten Poso 10 orang, Kabupaten Sigi 6 orang dan Kota Palu 3 orang.

Belasan eks Napiter tersebut juga membuat yayasan sosial untuk berkiprah di tengah masyarakat.  Seperti, Yayasan Sahabat Pelita Umat di Kota Palu, Yayasan Madani di Kabupaten Sigi dan Yayasan Lingkar Persaudaraan Nusantara di Kabupaten  Poso.

Adapun mantan Napiter yang tergabung dalam yayasan Madani Kabupaten Sigi adalah Ifet, Farid Ma’ruf Tinombo,  Al Idrus, Bernard alias Paisa, Firdaus dan Ansar.

Mantan Napiter yang tergabung dalam Yayasan Sahabat Pelita Umat Palu adalah Akbar alias Bams,  Abdurrahman Hamidan, serta  Rudi Haruna Rasyid.

Sementara eks Napiter yang tergabung dalam Yayasan Lingkar Perdana Poso adalah Imran Labuan,  Paimin, Iswadi, Jumardi,  Asrul Riyadi, Riyanto, Wikrawardana,  Hamdan,  Hasan dan  Ambo.

“Semoga yayasan yang dididirikan dapat mereka implementasikan untuk membantu masyarakat dan membantu menciptakan Kabupaten Poso atau Sulawesi Tengah tetap aman dan kondusif,” ujarnya. (bid/paluekspres)

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data
Optimalisasi Pola Mahjong Ways Dilakukan melalui Algoritma Probabilistik Cerdas
Dompet Digital Mengubah Kebiasaan Transaksi dalam Ekosistem Monopoly Live
Ancaman Siber Mendorong Industri Permainan Memperkuat Keamanan Infrastruktur Digital
Digitalisasi Administrasi Pangkas Waktu Verifikasi Pengguna Live Blackjack
Perilaku Pemain Modern Dikaji melalui Model Adaptasi Strategis
Media Sosial Memperkuat Hubungan Provider dengan Komunitas Penggemar Gates of Olympus
Mahjong Wins 3 Menunjukkan Pergeseran Tren Hiburan Berbasis Teknologi Modern
Analisis Distribusi Mengungkap Kendala Penayangan Crazy Time di Berbagai Wilayah
Pemetaan Digital Memperkuat Distribusi Server serta Manajemen Trafik Lightning Roulette
Peluang Baru Industri Mahjong Indonesia Muncul dari Pergeseran Perilaku Digital