“Kehadiran PT IMIP dalam proses pembangunan ponpes ini melengkapi komitmen PT IMIP untuk turut serta dalam proses peningkatan kualitas sumber daya manusia di Morowali. Perusahaan meyakini bahwa, kekuatan banyak tangan akan membuat segala sesuatunya terasa ringan,” kata Irsan Widjaja.
Hadir dalam acara peletakan batu pertama pembangunan ponpes Nurul Khairaat itu, Bupati Morowali, Taslim, beserta jajaran Forkopimda Morowali, Ketua Umum PB Al Khairaat, Habib Ali Bin Muhammad Aljufri, Direktur Operasional PT IMIP, Irsan Widjaja, Ketua Senat Universitas Alkhairaat Palu, Dr Aris Aksara, Forkopimcam Bahodopi, para kepala desa se-Kecamatan Bahodopi, serta para tokoh agama dan tokoh masyarakat di Kecamatan Bahodopi.
Pembangunan ponpes modern Nurul khairaat, rencananya akan menggunakan anggaran sebesar Rp 108 miliar yang berasal dari APBD Kabupaten Morowali, dana CSR PT IMIP, serta donasi dari para donatur. Ditargetkan, pembangunan ponpes itu akan memakan waktu selama 3 tahun. (*/PaluEkspres)






