oleh

Pemda Touna Dukung Perlindungan Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan

TOUNA, PE – Wakil Bupati Tojo Una-una (Touna) Admin AS. Lasimpala, S.IP menyampaikan, saat ini konversi lahan pertanian telah menjadi salah satu masalah serius dalam proses pemenuhan kebutuhan pangan di masa mendatang.

“Berkurangnya lahan pertanian jelas akan mengurangi produksi pangan, padahal peningkatan jumlah penduduk mengharuskan adanya peningkatan produksi pangan untuk memenuhi kebutuhan pangan dari waktu ke waktu,” kata Wabup saat membukaSosialisasi Peraturan Pemerintah Daerah (Perda) Provinsi Sulawesi Tengah nomor 1 tahun 2015 tentang perlindungan lahan pertanian pangan berkelanjutan, Kamis (9/3).

Dikatakannya, upaya memproteksi alih fungsi lahan pertanian pangan yang cenderung mengalami peningkatan akibat kebutuhan lahan untuk keperluan pembangunan berbagai sarana dan prasarana non pertanian, yang kemudian berimplikasi pada berkurangnya lahan pangan secara berkelanjutan.

“Sesuai UU Nomor 41 Tahun 2009 tentang Perlindungan Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan serta Peraturan Pemerintah Nomor 1 Tahun 2015 Tentang Penetapan dan Alih Fungsi lahan mengamanatkan untuk di tindak lanjuti melalui Perda, sebagai payung hukum yang terkait dengan hal tersebut,” ujarnya.

Olehnya, kata dia, menindak lanjuti peraturan Daerah Nomor 1 Tahun 2015 tersebut Pemda Tojo Una-una telah membentuk Perda Nomor 6 Tahun 2016 tentang perlindungan lahan pertanian pangan berkelanjutan yang telah disosialisasikan dari tingkat kecamatan dan desa.

“Perda tersebut adalah sebagai acuan pengaturan dan pengendalian penyelenggaraan perlindungan lahan pertanian pangan berkelanjutan agar sesuai dengan peraturan perundang undangan yang berlaku  dan sejalan dengan RPJMD Provinsi Sulawesi Tengah dan Kabupaten Tojo Una-una pada khususnya,” jelasnya.

Hal ini juga, imbuhnya merupakan salah satu agenda dari tiga agenda besar Pemda Touna yakni, meningkatkan produktivitas bidang pertanian termasuk di dalamnya peternakan. Sehingga daya tahan pangan daerah menjadi kuat.

“Serta meningkatkan pengolahan sektor kelautan dan perikanan dengan potensi yang ada agar bisa menopang kehidupan dan perekonomian masyarakat; dan mengelola semaksimal mungkin potensi pariwisata yang dimiliki untuk menjadi sumber pendapatan masyarakat baik langsung maupun tidak langsung, ” ungkapnya.

Sosialisasi tersebut selain dihadiri Wakil Bupati Touna, Admin AS. Lasimpala, S.IP juga dihadiri Ketua badan pembentukan Peraturan daerah DPRD Provinsi Sulawesi tengah, Arema. J, R. Parampasi.SH, MM, tim ahli perundang-undangan DPRD provinsi Sulawesi tengah dan Plt.Kepala Dinas Pertanian dan ketahanan pangan kabupaten Touna.

Hadir dalam sosialisasi itu para camat dari enam kecamatan yang ada di wilayah daratan. Yakni camat Tojo, Tojo Barat, Ulubongka, Ampana Kota,Ratolindo dan Ampana Tete, para lurah dan kepala desa serta perwakilan dari kelompok-kelompok tani dari enam kecamatan yang ada di wilayah daratan kabupaten Touna.

(mg3/Palu Ekspres)

News Feed