Minggu, 9 Agustus 2026

Kok Elpiji 3Kg Dijual ke Restoran?

PALU, PE – Kelangkaan gas Elpiji 3 kilogram sudah memasuki pekan ketiga. Kini tabung gas 3 kg tetap sulit diperoleh di Kota Palu. Situasi ini langsung dimanfaatkan pengecer nakal untuk menjual elpiji 3 kg dengan harga tinggi.

Hal ini diakui Asisten II Bidang Ekonomi Pemkot Palu, Imran Lataha. Menurut Imran, pihaknya sudah pernah menggelar pertemuan bersama PT Pertamina beberapa waktu lalu.

Namun PT Pertamina hanya mengutus staf yang tidak punya kuasa untuk mengambil keputusan.
“Padahal kita ingin mendapat penjelasan detail mengenai rencana pembatasan elpiji 3 kg bagi warga yang penghasilannya Rp1,5 juta keatas,” kata Imran Lataha.

Memang kata Imran pertemuan yang digelar itu hanya untuk membahas kebijakan baru, yakni pelarangan bagi masyarakat berpenghasilan diatas Rp1,5 juta menggunakan tabung elpiji 3 kg.

Namun melihat kondisi di lapangan belakangan ini, banyak hal yang harus dijelaskan pihak Pertamina Cabang Palu. “Ya tapi pimpinanya tidak hadir. Kita mau dengar penjelasan apa mengenai kelangkaan elpiji 3kg ini,”ujarnya.

Pihaknya kata Imran kembali akan berencana mengundang pihak Pertamina Palu untuk mengklarifikasi hal itu. Di tingkat pengecer harga elpiji 3 kg dipermainkan seenaknya.
Sementara pertamina tidak melakukan pengawasan terhadap agen dan pangkalan terkait penyalurannya.

“Bahkan yang terjadi di lapangan, ada laporan pangkalan menjual kepada pelaku usaha restoran. Akhirnya masyarakat yang berhak untuk itu tidak kebagian,” sebut Imran.

Sanksi internal menurutnya bisa diterapkan bagi pangkalan nakal ketika melayani pembelian dari pelaku restoran. Maka itu PT Pertamina harus segera melakukan langkah konkrit agar kelangkaan elpiji tidak semaki meresahkan.

“Kan izin pangkalan bisa dicabut jika dia menjual elpiji kepada yang tidak berhak,”ujarnya.

Hanya memang, untuk memverifikasi pembeli ditingkat pangkalan sulit terdeteksi apakah dia warga yang benar-benar miskin atau pelaku UKM. Makanya kata Imran, untuk solusi demikian perlu dilakukan pertemuan langsung unsur pimpinan PT Pertamina.

“Maka itu persoalan-persoalan ini harus diklarifikasi pihak pertamina,”pungkasnya.

(mdi/Palu Ekspres)

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data
Optimalisasi Pola Mahjong Ways Dilakukan melalui Algoritma Probabilistik Cerdas
Dompet Digital Mengubah Kebiasaan Transaksi dalam Ekosistem Monopoly Live
Ancaman Siber Mendorong Industri Permainan Memperkuat Keamanan Infrastruktur Digital
Digitalisasi Administrasi Pangkas Waktu Verifikasi Pengguna Live Blackjack
Perilaku Pemain Modern Dikaji melalui Model Adaptasi Strategis
Media Sosial Memperkuat Hubungan Provider dengan Komunitas Penggemar Gates of Olympus
Mahjong Wins 3 Menunjukkan Pergeseran Tren Hiburan Berbasis Teknologi Modern
Analisis Distribusi Mengungkap Kendala Penayangan Crazy Time di Berbagai Wilayah
Pemetaan Digital Memperkuat Distribusi Server serta Manajemen Trafik Lightning Roulette
Peluang Baru Industri Mahjong Indonesia Muncul dari Pergeseran Perilaku Digital