Sabtu, 8 Agustus 2026

Anies Sayangkan Banyaknya Intimidasi di Masa Kampanye Putaran ke-2

Anies Baswedan

JAKARTA, PE – Calon Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menyayangkan adanya kabar tentang praktik-praktik intimidasi jelang putaran kedua pilkada di ibu kota RI. Menurutnya, warga justru harus bisa bersatu.

Anies mencontohkan ancaman pemberhentian program Kartu Jakarta Pintar (KJP), program PPSU dan program lainnya. Selain itu ada pula berita ancaman tidak akan menyalati jenazah muslim yang tak memilih calon gubernur Islam pada pilkada DKI.

“Aksi mengancam bisa menghasilkan reaksi mengancam pula. Menjawab ancaman dengan ancaman seperti ini, walau atas inisiatif pribadi secara independen, bisa membuat suasana jadi makin tidak sehat,” ujar Anies dalam keterangan tertulis yang diterima JawaPos.com, Sabtu (11/3).

Mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) itu menegaskan, dirinya bersama Sandiaga Uno selaku calon Wakil Gubernu DKI maupun PKS dan Gerindra yang menjadi partai politik pengusung tidak pernah membuat spanduk ancaman. Menurutnya, sama sekali tak ada anjuran untuk tidak menyalati muslim yang memilih Basuki Tjahaja Purnama-Djarot Saiful Hidayat di pulkada.

Karenanya, Anies mengeluarkan tiga seruan pada semua pihak agar menghentikan segala bentuk ancaman kepada warga. Pertama, Anies meminta semua pihak penebar ancaman yang mengeksploitasi kemiskinan warga untuk tidak melakukannya lagi.

Pernyataannya itu terkait dengan ancaman penghentian program-program bantuan untuk rakyat bila duet petahana tidak dipilih lagi. “Ancaman ini dapat memicu keresahan dan dapat memancing reaksi kemarahan,” ujarnya.

Kedua, Anies mengimbau warga tetap menunaikan seluruh ketentuan hukum dan setiap kewajiban terhadap jenazah serta menurunkan spanduk ancaman penolakan salat jenazah.

Kemudian ketiga, meminta kepada seluruh relawan pendukung pasangan Anies-Sandi, relawan dan para tokoh atau ulama untuk turun tangan dan terlibat langsung membantu apabila ada yang mengalami kesulitan dalam pengurusan jenazah.

Anies menegaskan, kehidupan Jakarta tetap akan berlangsung setelah pilkada pada 19 April 2017. “Persahabatan, persaudaraan, pertetanggaan dan kerja sama masih harus terus berlanjut,” tutup Anies.

(cr2/JPG/PE)

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data
Optimalisasi Pola Mahjong Ways Dilakukan melalui Algoritma Probabilistik Cerdas
Dompet Digital Mengubah Kebiasaan Transaksi dalam Ekosistem Monopoly Live
Ancaman Siber Mendorong Industri Permainan Memperkuat Keamanan Infrastruktur Digital
Digitalisasi Administrasi Pangkas Waktu Verifikasi Pengguna Live Blackjack
Perilaku Pemain Modern Dikaji melalui Model Adaptasi Strategis
Media Sosial Memperkuat Hubungan Provider dengan Komunitas Penggemar Gates of Olympus
Mahjong Wins 3 Menunjukkan Pergeseran Tren Hiburan Berbasis Teknologi Modern
Analisis Distribusi Mengungkap Kendala Penayangan Crazy Time di Berbagai Wilayah
Pemetaan Digital Memperkuat Distribusi Server serta Manajemen Trafik Lightning Roulette
Peluang Baru Industri Mahjong Indonesia Muncul dari Pergeseran Perilaku Digital