Sebanyak 300 ribu lebih warga Kabupaten Parimo atau Parigi Moutong telah terdaftar dalam DPB atau Daftar Pemilih Berkelanjutan untuk Pemilihan Umum (Pemilu) tahun 2024.
Ketua KPU Parimo, Sulfiana Dg Patanga mengatakan, data tersebut sudah terkunci di sistem data pemilih (Sidalih). Selanjutnya, 300 ribu lebih warga yang terdaftar di DPB akan disinkronisasi dengan Data Penduduk Potensial Pemilih Pemilu (DP4) yang di keluarkan Kementerian Dalam Negeri.
“Jadi data ini yang akan kita sinkroisasikan nanti dan tinggal menunggu DP4 yang akan dikeluarkan Kemendagri,” ungkapnya.
Baca juga: Jelang Pemilu 2024, KPU Parimo Lakukan Pemutakhiran Data Pemilih
Data ini kata dia juga bisa berkurang dan bisa pula bertambah. Sebab, ada pemilih baru, pemilih yang pindah, dan meninggal.
Hal itu terungkap pada saat Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Parigi Moutong (Parimo), menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Daftar Pemilih Berkelanjutan (DPB) tahun 2022, bertempat di KPU Parimo, Senin (3/10/2022).
“Tahapan soal Daftar Pemilih Berkelanjutan telah berakhir pada 30 September 2022,” kata Sulfiana.
Dia menjelaskan, daftar pemilih berkelanjutan merupakan data awal yang bersifat sementara. Untuk kemudian disinkronisasikan dengan data penduduk potensial pemilih pemilu sebelum dikerucutkan menjadi Daftar pemilih Tetap (DPT).
“DPB ini kita rapatkan dan di laksanakan setiap 3 bulan bersama stakeholder. Kemudian, rekapitulasinya kita lakukan setiap bulan,” jelasnya.
Dia menambahkan, ke depan nantinya dalam melakukan validasi dan pemutakhiran, pihaknya bekerjasama dengan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil), dan sejumlah instansi terkait lainnya.
“Perbaikan selanjutnya di tahapan DP4, di mulai 14 Oktober 2022 sampai 21 Juni 2023.” ujarnya.(asw/PaluEkspres)






