Jumat, 15 Mei 2026
Opini  

Dampak Lingkungan Terhadap Proyek

Dampak Lingkungan terhadap proyek. Penulis bersama mahasiswa dalam tugas belajar dampak lingkungan/ Foto: istimewa

Oleh Muhd Nur Sangadji

Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (AMDAL), cenderung hanya bicara dampak proyek terhadap lingkungan. Kita sering abai pada kebalikannya. Pengaruh lingkungan terhadap proyek. Ini menyangkut berapa lama proyek tersebut bisa bertahan.

Baca juga: oknum-anggota-dprd-parimo-diduga-abaikan-putusan-sidang-lembaga-adat

Saat menghadiri pengresmian jembatan kuning di Palu yang kala itu bernama Ponulele, saya menulis artikel terkait. Saya bilang di artikel itu, tentang berapa lama jembatan ini bisa bertahan. Jembatan yang tiang tumpukan tengahnya ada tepat di tengah sungai. Ternyata, menjadi sebab utama kerontokan ketika gagal menopang beban saat terjadi bencana gempa berskala 7,4 disertai tsunami tahun 2018. Intervensi alam dengan kekuatan dahsyat itu meluluhlantahkan jembatan megah tersebut menjadi puing puing. Peristiwa ini harus meninggalkan hikmah sebagai pelajaran.

Baca juga : diduga-abaikan-tugas-disdikbud-parimo-undang-oknum-kepsek-sdn-baliara

*****

Di lokasi lain, di jembatan sungai Vatutela kota Palu, saya beri contoh pada mahasiswa yang belajar ilmu lingkungan. Usia Jembatan belum genap satu tahun, tapi ancaman kehancurannya sudah di depan mata. Pertama, sudah ada bagian jembatan yang rontok. Kedua, kolong jembatan yg awal ketinggiannya sekitar 3 sampai dengan 4 meter untuk melalukan air. Kini, tinggal kurang dari setengah meter. Tertimbun oleh sedimentasi hulu. Apriori, malapetaka segera terjadi.

Belajar dari jembatan Dolago di Parigi dan Jembatan Ipi di Morowali yang hanyut diterpa banjir. Jembatan Vatutela ini tinggal menunggu waktu. Akan beradu tangguh antara air dan ketahanan konstruksi jembatan. Karenanya, pihak otoriti harus bertindak segera. Membangun kantong sedimen atau kantong pasir (sand pocket) untuk aksi mekanik jangka pendek. Reboisasi untuk aksi vegetatif jangka menengah dan panjang. Atau aksi profit ekonomi dengan menghadirkan perusahaan pengolahan sirtu dan kerikil.

Baca juga : parimo-kembali-ketambahan-satu-kasus-positif-covid-19

Morfologi sungai ini juga menyimpan potensi banjir bandang oleh kelalaian anthropik yang akumulatif. Penampang keringnya di hulu dan tengah berlebar hingga 30 meter. Tapi, di pemukiman, tinggal sekitar empat meter. Bila tidak segera diantisipasi, sangat patut dikhawatirkan, korban harta dan jiwa akan berjatuhan. Warga perumahan dosen dan penduduk di daerah pesisir adalah yang paling rentan.

*****

Maka, bertindaklah segera, sebelum jatuh korban masal. Banjir dadakan di areal hunian tetap (huntap) Tondo beberapa bulan lalu adalah signal. Lokasinya berjarak dekat dalam satu daerah aliran sungai (DAS) atau daerah tangkapan air (DTA = water catchment area). Banjir itu memberi peringatan keras dari alam untuk menggugah kesadaran kolektif kita. Itulah “natural early warning system” yang dikirim Sang Pencipta. Kepekaan kita adalah keselamatan kita.

Baca juga : kasus-positif-corona-bertambah-satu-orang-di-parimo-6-dinyatakan-sembuh

Membangun kepekaan kolektif inilah agenda kita yang paling serius. Tidak mudah. Sebab, ini menyangkut mentalitas, pengetahuan, kebiasaan dan karakter. Keempat soal ini harus kita urus karena di ujungnya ada takdir. Awalnya adalah iktiar kapasitas. Dia kapasitas itu menyangkut upaya dan tawakal. Resiko itu adalah konvergensi dari kerentanan (fulnerabilitas) dan kapasitas (capacity).

baca juga : kasus-positif-covid-19-di-parimo-kembali-bertambah

Kawan saya kirimkan anekdot. Bilangnya begini. Kalau kita berdoa. Selalu minta di hindari dari bencana. Sedangkan, orang Jepang berdoa. Mereka minta di berikan kekuatan untuk menghadapi bencana. Tidak ada salahnya bila kita berkaca pada perilaku orang Jepang ini untuk mempersiapkan diri menghadapi bencana. Yaitu, bencana lingkungan dengan duplikasi dampak serius akibat kegagalan kita mengantisipasinya. 🤲🤝

gamespools

aceplay99

dewaslot88

slot anti rungkat

ace99play

slot777

Penyusunan Arah Digital yang Lebih Efisien melalui Kajian Rinci pada Ritme Bermain Akurat
Kebiasaan Pemain Saat Ini Makin Sering Ditelusuri demi Merancang Taktik Main Lebih Efisien dan Terstruktur
Mekanisme Adaptif Gates Of Olympus Perlahan Mengubah Alur Respons dan Memunculkan Formasi Baru yang Lebih Dinamis
Pendekatan Pengendalian Risiko dalam Game Online Viral lewat Pemantauan Skema Kemenangan
Perkembangan Media Sosial Terkini Dinilai Membuat Tampilan Feed Pengguna Majong Ways 2 Kian Beragam
Taktik Bermain Game Online
Sugar Rush
Gameplay Interaktif
Sistem Permainan Modern
Mahjongways Kasino Online
probabilitas game soft
pola Mahjong Ways 2
elemen slot online
interaksi pemain game modern
strategi bermain terukur
Mahjong Wins 3
Starlight Princess 1000 online
pendekatan rasional game
pola slot online
engagement pengguna game online
Strategi Kinerja Game Online Berbasis Statistik yang Memperlihatkan Gameplay Pola RTP Lebih Terukur, Efisien, dan Mudah Dibaca
Inovasi Teknologi Modern Mendorong Penataan Distribusi Probabilitas Game demi Pengalaman Bermain Lebih Berkualitas
Pembacaan Observatif pada Mahjong Digital Memperlihatkan Konsistensi Struktur Sesi dalam Ritme Permainan Modern
Sistem Tumble Progresif Menjadi Acuan Membaca Simbol Kemenangan dan Dinamika Kombo Gameplay Digital
Pemetaan Sosial Pemain Mahjongways Kasino Online melalui Observasi Visual dan Stabilitas Respons Sistem
Keterlibatan Pemain Mahjongways Kasino Online Ditinjau dari Relasi Simbol dan Stabilitas Respons Permainan
Visualisasi Interaksi Mahjongways Kasino Online untuk Menafsirkan Dinamika Simbol serta Respons Permainan Harian
Pemantauan Dinamis Bulan Ini Menghadirkan Pembacaan Baru soal RTP PGSoft dan Gameplay Terukur
Landasan Rasional Mahjong Ways 2 melalui Pengamatan Fase Visual dan Karakter Permainan
Ulasan Mahjong Ways 2 tentang Pergeseran Ritme serta Stabilitas Interaksi Sistem Permainan