oleh

Aseek..Sulteng Dapat Jatah 3.375 Rumah Layak Huni, Tempatnya….

PALU, PE  –  Sulawesi Tengah termasuk salah satu daerah di Indonesia  yang mendapat bantuan rumah kurang layak huni dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR).

Program ini pelaksana teknisnya di daerah dilaksanakan oleh Dinas Cipta Karya Provinsi Sulawesi Tengah.  Wakil Ketua Komisi V DPR RI Muhidin M Said, saat menggelar reses di Palu Barat, Sabtu (11/3).

Sebagai mitra yang bermitra dengan Kementerian PUPR, pihaknya kata Muhidin terus menerus menyerap aspirasi masyarakat di daerah ini, khususnya yang berkaitan kebutuhan rumah layak huni.

Dari sejumlah rangkaian reses yang dilakukannya selama 2017 ini, pihaknya sudah mendata sedikitnya  3.375 rumah warga  tidak layak huni yang akan dibangunkan menjadi layak untuk di tinggali. Dari 13 kabupaten di daerah ini, pembangunan rumah layak huni tertinggi di tempati Kabupaten Sigi sejumlah 500 unit lebih.
Namun menurut dia, rumah layak huni tidak hanya terkonsentrasi di Kabuapten Sigi, ada pula di Kabupaten Donggala, Buol, Parigi Moutong dan Banggai.

Ia menjelaskan, syarat untuk mendapatkan pembangunan rumah layak huni, adalah mereka yang menempati rumah berdinding papandan  beralas tanah. Besar bantuan pun bervariasi.
Perempuan janda akan mendapatkan bantuan perbaikan rumah sebesar Rp30 juta. Rusak ringan Rp7,5 juta dam rusak berat Rp15 juta.

Menurut dia angka-angka itu sudah diperhitungkan sudah mampu untuk membangun rumah sederhana layak huni. “Paling tidak rumah tidak lagi beralas tanah dan sudah cor semen,”katanya kepada puluhan warga.

Lebih jauh ia mengatakan, tingginya rumah tidak layak huni di Sulteng, simetris dengan masih tingginya angka kemiskinan di Sulteng.  Dari 13 kabupaten/kota di daerah ini hanya Kota Palu yang tidak masuk katagori tertinggal. Beruntung kata dia, tiga daerah lainnya sebentar lagi bakal keluar dari zona katagori ini yakni, Kabupaten Poso, Morowali dan Banggai.

Karena itu, sebagai wakil rakyat asal Sulteng yang membidangi infrastruktur, Muhidin selalu memastikan kondisi infrastruktur dasar selalu dalam keadaan terawat dan berfungsi dengan baik, yakni, jalan nasional, irigasi, air bersih dan dermaga serta bandara. Infrastruktur dasar ini sangat berkorelasi dengan perbaikan kualitas hidup serta peningkatan ekonomi warga.

“Syukur ini semua masih terawat dan berfungsi baik. Saya setiap akhir pekan berada di Palu memastikan infrastruktur dasar ini terjaga dengan baik. Bapak ibu jika ada jalan nasional yang rusak segera koordinasikan dengan saya,” ungkap Muhidin.

Reses yang berlangsung sejam lebih itu dihadiri, aparat kelurahan dan tokoh masyarakat setempat.

(kia/Palu Ekspres)

News Feed