oleh

Nih, BPTP Sulteng Salurkan 150 Ribu Bibit Cabai

PALU, PE – Balai Pengkajian Teknologi Pertanian (BPTP) Sulteng menyalurkan 150ribu bibit cabe rawit di wilayah Sulteng.  Program ini merupakan program nasional yang digagas Menteri Pertanian (Mentan) RI sebagai upaya menekan ketergantungan masyarakat membeli cabe dipasar.

Kepala BPTP Sulteng, Andi Baso Lompengeng Ishak kepada Palu Ekspres menjelaskan, penyaluran bibit dilakukan atas perintah Mentan.

“Ini program nasional. Dalam artian sebagai upaya khusus pembudidayaan cabai tingkat rumah tangga sehingga tidak terombang ambing harga di pasar,”jelas Andi Baso, Senin 13 Maret 2017.

Menurutnya, cabe pada prinsipnya bisa dibudidayakan dipekarangan rumah. Cukup dengan memiliki pekarangan 2 kali empat meter pesegi.
Jika potensi ini dimaksimalkan, maka persoalan tingginya harga cabe dipasar tidak lagi menjadi masalah bagi masyarakat.

“Potensi ini yang ingin dioptimalkan oleh Mentan. Ibu-ibu rumah tangga ini berpotensi membantu kita dalam penyediaan cabe itu,”jelas Andi Baso.

Sejauh ini pihaknya sudah menyalurkan sekitar 10ribu kepada kelompok masyarakat melalui organisasi perempuan. Mengenai jumlahnya 150ribu, Andi mengatakan memang terbatas untuk disalurkan ke seluruh kabupaten kota di Sulteng.

Namun menurutnya, program ini juga dilaksanakan masing-masing dinas pertanian baik tingkat provinsi maupun kabupaten kota.

“Kalau kami sudah menyalurkan ke kabupaten Poso dan Kota Palu,”ujarnya.

Menurutnya, jika saat ini bibit itu ditanam kemudian dipelihara , maka mendekati Idul Fitri 2017mendatang bisa masuk masa panen.

“Ada yang bermohon untuk mendapat bibit. Setelah itu kami survei agar nantinya program ini berkelanjutan,”demikian Andi Baso.

(mdi/Palu Ekspres)

News Feed