Selasa, 19 Mei 2026

Pemkot Palu Siapkan Rusunawa bagi Penyintas Huntara Layana

Pemkot Palu Siapkan Rusunawa bagi Penyintas Huntara Layana
Wali Kota Palu Hadianto Rasyid pada dialog publik Membangun Sinergitas Masyarakat Sulawesi Selatan dengan Pemerintah dalam Mensejahterakan Masyarakat, Jumat malam (20/1/2023) di Warkop Bangopi Jalan Setia Budi Palu. Foto: Abidin/PE

Pemerintah Kota (Pemkot) Palu menyiapkan Rusunawa untuk ditempati para penyintas Huntara Layana menyusul rencana pemindahan mereka dari lokasi tersebut. Dua Rusunawa disiapkan yaitu Rusunawa Kayumalue dan Rusunawa Pantoloan bila sewaktu-waktu pemilik lahan mengambil lahannya.

“Tapi kan pemilik lahan belum mengambil lahannya,” kata Wali Kota Palu Hadianto Rasyid pada dialog publik Membangun Sinergitas Masyarakat Sulawesi Selatan dengan Pemerintah dalam Mensejahterakan Masyarakat, Jumat malam (20/1/2023) di Warkop Bangopi Jalan Setia Budi Palu.

Wali Kota Palu menegaskan, pemerintah memiliki Rusunawa, kenapa tidak fasilitas tersebut dimanfaatkan oleh para penyintas Huntara Layana.

Wali Kota Palu bahkan sudah meminta kepada Dinas Perumahan dan Permukiman (Perkim) Kota Palu untuk membersihkan sebersih-bersihnya dan merapikan serapi-rapinya Rusunawa tersebut agar bisa segera ditempati para penyintas Huntara Layana.  Hanya saja, mereka berkeinginan direlokasi ke tempat yang tidak jauh dari lokasi mereka tempati selama ini.

“Kalau bapak mau, saya kasih sana itu Rusunawa  yang di Pantoloan dan Kayumalue. Tapi kan tidak ada yang mau. Bingung saya,” ujar Hadianto.

Selain Rusunawa lanjutnya, Pemkot Palu menyiapkan opsi lainnya dengan menempatkan para penyintas Huntara Layana ke lokasi Huntara lainnya. Opsi ini sebagai alternatif bila pemilik lahan sudah tidak mengizinkan lagi untuk ditempati lahannya. Namun, hingga saat ini pemilik lahan belum membongkar Huntara yang masih berpenghuni. Huntara yang dibongkar jika sudah tidak ada lagi penghuninya alias sudah kosong.

“Yang dibongkar sekarang itu yang tidak dihuni alias kosong. Artinya, kalau tidak ada isinya berarti akan dibongkar,” ujarnya.

Wali Kota Hadianto bersyukur, berkat komunikasi yang terjalin baik antara pemilik lahan dengan Pemkot Palu  melalui Bagian Pemerintahan, lahan yang sejatinya hanya bisa ditempati dua tahun, ada kelonggaran menempatinya hingga saat ini.

“Kalian yang tinggal di Huntara tidak usah khawatir. Misalnya anda dipindahkan, tapi kan belum dipindahkan. Yang dibongkar itu yang sudah tidak ada penghuninya. Yang masih ada penghuninya belum dibongkar,” ujarnya.

 Kalaupun nantinya dipindahkan, para penyintas akan dipindahkan ke Huntara lainnya.

“Saya belum ngomong Huntap karena Huntap ini belum jadi. Kalau kita terdata sebagai penerima Huntap, maka berarti kita akan dapat Huntap. Kalau kita tidak masuk sebagai penerima Huntap maka kita tidak akan dapatkan Huntap,” tegasnya. (bid/paluekspres)

gamespools

aceplay99

dewaslot88

slot anti rungkat

ace99play

slot777

Eksplorasi Ritme Permainan Berbasis Data Real-Time Menghadirkan Perspektif Segar dalam Dunia Gaming Interaktif
Evaluasi Matematis Pola Distribusi Simbol Mahjong Ways Dalam Ekosistem Kombinasi Dengan Variasi Nonlinier
Investigasi Pola Adaptif Grid Mahjong Ways Dalam Menghasilkan Distribusi Simbol Dengan Struktur Variatif
Studi Komputasional Dinamika Interaksi Reel Mahjong Ways 3 Menggunakan Kerangka Sistem Stokastik Berkelanjutan
Adopsi Teknologi Machine Learning Menghadirkan Tren Baru dalam Pengembangan Sistem Game Interaktif Modern
Inovasi Visual dan Algoritma Dinamis Menghadirkan Dimensi Pengalaman Baru pada Platform Gaming Masa Kini
Kajian Probabilistik Ragam Kombinasi Mahjong Ways 2 Menggunakan Model Distribusi Interaktif Multilevel
Metode Statistik Adaptif Kini Menjadi Kunci Memahami Pergeseran Ekosistem Game Digital Modern
Evolusi Sistem Interaktif Masa Kini Membentuk Cara Baru Pengguna Memahami Dinamika Digital Harian
Studi Perilaku Digital Terkini Mengungkap Pergeseran Strategi Pengguna dalam Ekosistem Interaktif Modern