Senin, 4 Mei 2026

Kisah Mahasiswa yang tak mampu Bayar Uang Kuliah (UKT)

Kisah Mahasiswa yang tak mampu Bayar Uang Kuliah (UKT)
Kisah Mahasiswa yang tak mampu Bayar Uang Kuliah (UKT) . Mochtar Mahrum/ Foto: Istimewa

“Menyentuh Sekali Kata katamu Nak”

Oleh : Mochtar Marhum

Sebuah meme viral bertuliskan kata kata yang menyentuh perasaan dan bikin air mata menetes terutama bagi dosen dan siapa saja yang membacanya tulisan mahasiswa tersebut.

Disebutkan nama lengkapnya dan nomor induk mahasiswa (NIM). Dan disebutkan bahwa dia belum bisa mengisi Kartu Rencana Studi (KRS) online karena dia belum membayar Uang Kuliah Tunggal (UKT).

Alasannya sangat singkat dan menggugah perasaan yaitu karena orang tuanya belum punya duit untuk membayar uang kuliahnya.

Beasaran jumlah UKT yang harus dibayar tergantung Fakultas dan Status perguruan tinggi. Juga tergantung tergantung program studi yang akan dimasuki.

Kalau perguruan tinggi yang memiliki BH (Berbadan Hukum) atau otonomi penuh mirip perguruan tinggi di luar negeri biaya kuliah-nya tidak tanggung tanggung berkisar puluhan juta bahkan ada yang berkisar ratusan juta.

Sedangkan perguruan tinggi yang masih berstatus BLU (Badan Layanan Umum) dan Perguruan Tinggi masih berstatus Satker uang kuliah tunggal (UKT) relatif jauh lebih murah. Namun ada juga Fakultas pada perguruan tunggi BLU yang uang kuliahnya bervariasi dan bahkan ada yang berkisar antara puluhan juta dan ratusan juta misalnya pada Fakultas Kedokteran.

Pada perguruan tinggi negeri telah ditetapkan kebijakan Uang Kuliah Tunggal disingkat UKT diharapkan setelah mahasiswa membayar uang kuliah tunggal, tidak ada lagi pungutan lainnya termasuk uang praktikum tapi kecuali biaya KKN.

Kalau dulu disebut Sumbangan Pembinaan Pendidikan (SPP) merupakan iuran rutin pendidikan yang mana pembayarannya dilakukan setiap sebulan sekali atau setiap semester. SPP dan UKT merupakan sumber pendapatan negara bukan pajak disingkat PNBP.

Kasus seperti ini cukup banyak dan sebaiknya pihak pemerintah (Penguasa) dan pihak Oligarki (Pengusaha) memperhatikan kasus seperti ini. Karena mereka adalah anak bangsa yang punya motivasi tinggi dan cita cita yang mulia, ke depan ingin ikut berkontribusi membangun negeri tercinta NKRI.

Terkait kisah pilu nasib malang mahasiswa yag belum mampu bayar UKT, jadi teringat kata kata Almarhum Haji Tile, mantan komedian legendaris yang kata katanya fenomenal dan sempat Viral yaitu “Menyentuh sekali kata katamu nak”.

Tugas pokok penasihat akademik atau dosen wali dan Kordinator Program Studi (Korprodi) harus turut membantu mencarikan solusi terbaik mahasiswa perwaliannya.

Sebaiknya anak tersebut dipanggil oleh dosen wali dan korprodi.

Harus dicari tahu betul apa memang mahasiswa tersebut tidak mampu membayar UKT.

Bagaimana status pekerjaan ortunya (ayah dan ibunya) apa mereka masih hidup ? dan apa pekerjaan mereka ?

Kira kira berapa jumlah penghasilannya ?, apakah (maaf agak privat) ortunya punya lebih dari satu beban keluarga atau beban rumah tangga yang harus ditanggung alias ayahnya punya kantor cabang atau kompi dua tapi kebetulan mungkin incomenya terbatas dan harus menanggung dua rumah tangga secara bersamaan. Juga perlu dicari tahu berapa anak itu bersaudara termasuk saudara tirinya kalau ada.

Dan masih banyak lagi pertanyaan relevan yang bisa diajukan. Jadi semacam menggunakan indepth interview dengan pertanyaan yang bersifat semi structure dan open ended seperti yang dilakukan peneliti dengan pendekatan qualitatif.

Pertanyaan menggali informasi yang akurat bertujuan untuk mengetahui kondisi sosial ekomomi keluarga mahasiswa tersebut dan juga terkait masalah rumah tangga mahasiswa.

Hal seperti ini juga merupakan tugas pokok dosen penasihat akademik alias dosen wali di mana mahasiswanya perwaliannya disebut anak wali dan dosen walinya disebut pak wali …hehehehehehe…mirip sebutan walikota…

Namun, terkait masalah ini, disinyalir sering ada juga kasus mahasiswa sudah diberikan uang UKT oleh Ortunya tapi belum dibayarkannya dan sebaliknya masih digunakan untuk kebutuhan lain dan berharap dapat rejeki lagi baru UKT akan dibayar.

Nah kasus seperti ini juga harus dicari tahu kebenarannya !

Kalau di luar negeri rata rata mahasiswa banyak yang kuliah sambil kerja cari nafkah. Karena di sana ada kebijakan perguruan tunggi yang menawarkan perkuliahan ada dua macam yaitu part time dan full time. Kuliah part time mahasiswa ditawarkan sedikit mata kuliah atau SKS mungkin 2 atau 3 mata kuliah per semester. Dan kebijakan kuliah full time mahasiswa kayak di Indonesia ditawarkan banyak mata kuliah persemester sampai 10 mata kuliah.

Sehubungan dengan status mahasiswa yang kuliah sambil kerja partime, ada misalnya orang tuanya mampu tapi mahasiswa juga tetap masih cari kerja untuk menambah biaya uang kuliahnya. Mahasiswa di luar negeri banyak yang lebih mandiri secara finasial dan kehidupan sosial.

Ada juga kebijakan di mana mahasiswa diberikan pinjaman uang (student loan) dari pemerintah atau dari kampus tapi dengan syarat kalau selesai dan telah dapat kerja, uang yg dipinjam dulu harus dikembalikan dengan cara cicilan atau bayar lunas.

Kalau saya tidak keliru, kebijakan peminjaman uang kepada mahasiswa dulu juga pernah diterapkan di Universitas Hasanuddin (UNHAS) Makassar tapi dengan catatan kalau selesai, ijazah asli alumni terpaksa harus ditahan sementara sebagai jaminan dan hanya fotocopy legalisir yang diserahkan.

Kalau mahasiswa tersebut sudah dapat kerja dan punya penghasilan, mereka harus mampu mengembalikan uang pinjaman tersebut.

Dan mungkin juga ada perguruan tinggi lain di Indonesia yang saat ini telah menerapkan kebijakan yang sangat humanis dan dinamis tersebut.

Meminjamkan mahasiswa uang kuliah jika orang tuanya atau anak tersebut belum punya sumber penghasilan untuk membayar uang kuliah.

Salah satu solusi bagi mahasiswa yang mengalami kesulitan finansial, bisa mencari sumber lain yang juga bisa didapatkan mahasiswa jika memenuhi syarat misalnya bisa melamar beasiswa baik dari pemerintah maupun dari swasta. Dan juga ada beasiswa yang ditawarkan oleh negara negara asing melalui grant atau loan.

Dari pihak swasta biasanya menyediakan beasiswa sesuai dengan garis kebijakannya misalnya bisa melalui Corporate Social Responsibility (CSR).

Perusaahaan seperti Semen Tonasa dan Pabrik Rokok Djarum juga pernah menyediakan beasiswa. Yayasan yang dibentuk Orde Baru Era Presiden Soeharto dulu juga sangat memperhatikan anak miskin dan orang tidak mampu dengan menyediakan beasiswa Supersemar.

Sejumlah instansi pemerintah juga punya kebijakan menawarkan beasiswa kepada mahasiwa yang memenuhi persyaratan dan demikian sejumlah perguruan tinggi baik negeri maupun swasta ada yang menawarkan beasiswa.

Saat ini ditawarkan banyak beasiswa baik itu dari pemerintah maupun dari swasta. Misalnya beasiswa LPDP dari kementrian keuangan.

Ada juga beasiswa dari donatur funding dari pemerintah atau yayasan negara negara sahabat seperti beasiswa Australia (AAI), Beasiswa Jepang (Mombuso), Beasiswa Jerman (DDA), Beasiwa New Zealand (NZODA), beasiwa Amerka (Fullbright), cuman beasiswa dari funding negara negara sahabat biasanya mahasiwa harus lanjut kuliah di negara funding yang menyiapkan beasiswa (fellowship/scholarahip). Tapi ada juga beasiswa yang diberikan untuk kuliah di perguruan tinggi dalam negeri tapi jumlahnya relatif sedikit.

Alhamdulillah bisa sharing testimony saya juga dulu sempat menikmati beasiswa dari jenjang pendidikan S1 dapat beasiswa tunjangan ikatan Dinas (TID) dari Dirjen Pendidikan Tinggi Kementrian DIKBUD (DEPDIKBUD), kemudian setelah diangkat jadi dosen kembali lagi dapat beasiswa S2 dan S3 (PhD) dari pemerintah Australia yang seleksinya sangat sangat super ketat karena untuk mendapatkan beasiswa tersebut harus bersaing dengan puluhan ribu calon penerima beasiswa dari Sabang sampai Marauke. Namin, penerima beadiswa harus bersedia kuliah di luar Australia jika lulus seleksi. Beasiswa tersebut merupakan hasil kerjasama pemerintah Indonesia dan Pemrintah Australia. Kuliah ke luar negeri bagi yang tugas belajar yang punya status dosen PNS/ASN menggunakan paspor dinas mirip paspor diplomatik …..hehehehe…

Beasiswa S1 TID dulu memberikan saya keuntungan ganda yaitu selesai kuliah, otomatis kami mantan penerima beasiswa langsung diusulakan jadi dosen dan mendapat SK CPNS menjadi dosen di perguruan tinggi negeri. Jadi keuntungan lain yaitu telah dapat dana alias uang tunjangan selama kuliah dan juga dibayarkan biaya SPP yang ditanggung pemerintah.

Tidak sulit bagi mahasiswa yang punya kemauan dan motivasi yang tinggi karena kata pepatah lama di mana ada kemauan di situ ada jalannya.

Tinggal mahasiswa yang selalu berdoa dan berikhtiar, insha Allah sukses mendapat beasiswa dan bisa lanjut kuliah. Juga tentu keuntungan dan mamfaatnya cukup besar salah satunya beban finansial orang tua menjadi lebih ringan.

(Penulis: mantan Ketua Forum Dosen Indonesia Wilayah Provinsi Sulawesi Tengah dan saat ini Ketua Senat Akademik Dosen FKIP UNTAD, alumni Flinders University Australia dan Alumni UNTAD Palu)

gamespools

aceplay99

dewaslot88

slot anti rungkat

ace99play

slot777

Analisis Mahjong Ways 2 pada RTP PGSOFT untuk Membaca Dinamika Sistem Kasino Online
Mengulas Pola Mahjong Ways 2 dari Perubahan Aktivasi Kombinasi Simbol
Observasi Perilaku Simbol Mahjong Ways 2 untuk Melihat Arah Permainan
Dominasi Scatter Membuat Mahjong Ways 2 Masuk ke Fase Bermain Lebih Intens
Pola Berulang di Mahjong Ways 2 Mulai Menunjukkan Sinyal Stabilitas Permainan
Pendekatan Analitik Mahjong Ways Kasino Online pada RTP PGSOFT untuk Membaca Dinamika
Pendalaman Pola Mahjong Ways Kasino Online lewat Variasi Kombinasi Simbol Aktif
Pendekatan Observasional Mahjong Ways Kasino Online dalam Membaca Pergerakan Simbol
Saat Scatter Lebih Dominan, Mahjong Ways Kasino Online Masuk ke Fase Intensif
Ketika Pola Berulang Muncul, Mahjong Ways Kasino Online Menunjukkan Stabilitas Sistem
Analisis Mahjong Ways 2 pada RTP PGSOFT untuk Membaca Dinamika Sistem Kasino Online
Mengulas Pola Mahjong Ways 2 dari Perubahan Aktivasi Kombinasi Simbol
Observasi Perilaku Simbol Mahjong Ways 2 untuk Melihat Arah Permainan
Dominasi Scatter Membuat Mahjong Ways 2 Masuk ke Fase Bermain Lebih Intens
Pola Berulang di Mahjong Ways 2 Mulai Menunjukkan Sinyal Stabilitas Permainan
Pendekatan Analitik Mahjong Ways Kasino Online pada RTP PGSOFT untuk Membaca Dinamika
Pendalaman Pola Mahjong Ways Kasino Online lewat Variasi Kombinasi Simbol Aktif
Pendekatan Observasional Mahjong Ways Kasino Online dalam Membaca Pergerakan Simbol
Saat Scatter Lebih Dominan, Mahjong Ways Kasino Online Masuk ke Fase Intensif
Ketika Pola Berulang Muncul, Mahjong Ways Kasino Online Menunjukkan Stabilitas Sistem
Dengan Arsitektur Komputasional Modern, Kasino Digital Merancang Pola Operasional Dinamis Lewat Pendekatan Logis Efisien
Distribusi Trafik Harian Mahjong Ways Kasino Online Dalam Melihat Dinamika Aktivitas Permainan Tiap Sesi
Peran Respons Server Membangun Stabilitas Sistem Mahjong Ways Kasino Online Saat Aktivitas Permainan Berlangsung
Distribusi Trafik Pemain Mahjong Ways Kasino Online Untuk Mengidentifikasi Munculnya Fase Ramai Permainan
Korelasi Trafik Pemain Dengan Ritme Mahjong Ways Kasino Online Dalam Membaca Karakter Sesi Harian
Ritme Akses Pemain Mahjong Ways Kasino Online Sebagai Acuan Observasi Fase Tenang Permainan
Fase Ramai Mahjong Ways Kasino Online Terbaca Dari Analisis Distribusi Trafik Pemain Dalam Aktivitas Sesi
Pendekatan Membaca Karakter Putaran Harian Mahjong Ways Kasino Online Melalui Struktur Ritme Permainan
Pendekatan Analitis Pada Trafik Mahjong Ways Kasino Online Untuk Membentuk Ritme Dan Karakter Sesi
Pola Ritme Akses Pemain Mahjong Ways Kasino Online Dalam Mencerminkan Karakter Fase Tenang Permainan
mahjongways kasino online
mahjongways kasino online
mahjongways kasino online
mahjongways kasino online
mahjongways kasino online
mahjongways kasino online
mahjongways kasino online
mahjongways kasino online
mahjongways kasino online
mahjongways kasino online
mahjongways kasino online
mahjongways kasino online
mahjongways kasino online
mahjongways kasino online
mahjongways kasino online
gameplay mahjong ways
game digital mahjong ways
game digital
kemenangan mahjongways
game digital mahjongways
game digital mahjong ways
kemenangan mahjongways
game online
game online
game online mahjongways
Algoritma Mahjong Ways
Mahjong Ways Kasino Online
Mahjong Ways Kasino Online
Mahjong Ways Kasino Online
RTP PGSoft Kasino Online
Mahjong Ways Kasino Online
Mahjong Ways 2 Kasino Online
RTP PGSoft Kasino Online
Mahjong Ways Kasino Online
Mahjong Ways 2 Kasino Online