oleh

Duh, Sidang Kasus Kades Maninili Tertunda Lagi

PARIMO, PE – Sidang kasus penyerobotan lahan milik warga yang saat ini dijadikan bangunan Pustu oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Parigi Moutong (Parimo) kembali ditunda.

Penyebabnya, pihak tergugat satu, yakni Kepala Desa Maninili Utara Kecamatan Tinombo Selatan dan tergugat dua yang diwakili pihak Dinas Kesehatan (Dinkes), tidak bisa memberikan hasil kesimpulan pada peninjauan lokasi belum lama ini.

Pada persidangan tersebut, hanya pihak penggugat yang bersedia memberikan hasil kesimpulan dalam sidang tersebut, padahal sudah diberikan waktu dua minggu kepada pihak tergugat. Sidang ini kembali ditunda karena tergugat tidak menyiapkan hasil kesimpulan pemeriksaan kemarin.

“Sangat disayangkan sikap yang dilakukan padahal sudah diberikan waktu, sekarang minta perpanjangan lagi selama satu minggu,” ujar Jayadi Husein,SH,MH selaku ketua majelis usai memimpin persidangan di Pengadilan Negeri (PN) Parigi, Selasa 14 Maret 2017.

Ia mengatakan, seharusnya pihak tergugat harus bisa menggunakan waktu sebaik mungkin yang diberikan karena dianggap dapat diselesaikan, sementara tergugat meminta perpanjangan lagi kasus ini.

Sehingga, pada persidangan berikutnya kata Jayadi, pihak majelis hakim meminta kepada semua pihak dapat hadir kembali,  baik penggugat dan tergugat satu dan dua pada 22 Maret 2017 mendatang.

“Semua pihak harus hadir tanpa terkecuali dan pihak tergugat harus sudah menyiapkan hasil kesimpulan pemeriksaan lahan yang telah ditinjau beberapa waktu lalu,” tegasnya.

Ia berharap, pada pemeriksaan kesimpulan nantinya,  kedua belah pihak baik Ulman selaku penggugat dan Pemkab Parimo dapat memberikan keterangan sesuai apa yang dibutuhkan dalam persidangan tersebut.

(mg6/Palu Ekspres)

News Feed