Selasa, 19 Mei 2026

Komisi III DPR-RI Evaluasi Penanganan Perkara yang Jadi Perhatian Publik di Kejati Sulteng

Syarifuddin Sudding selaku ketua Tim Kunker Komisi III DPR-RI ke Sulteng. Foto: Istimewa

Kejaksaan Tinggi Sulawesi Tengah menerima kunjungan kerja Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR-RI) masa persidangan IV tahun persidangan 2022-2023.

Dalam kunjungan kerja kali ini, Komisi III DPR-RI menyoroti beberapa hal penting yaitu terkait anggaran, pengawasan dalam legislasi di dalam institusi kejaksaan. Rapat dibuka oleh Sarifuddin Sudding, S.H., M.H selaku pimpinan rapat yang merupakan fraksi dari Partai PAN, Jumat (14/4/2023).

Kepala Kejaksaan Tinggi Sulawesi Tengah Agus Salim, S.H., M.H mengawali diskusi dengan memaparkan presentasi terkait kondisi wilayah hukum pada Kejaksaan Tinggi Sulawesi Tengah. Selanjutnya memberi jawaban berdasarkan therm of reference dari Komisi III DPR-RI yang telah diterima sebelumnya.

Baca juga : MA Tolak Kasasi, Petani Kakak Beradik di Morut Kooperatif Serahkan Diri ke Kejari

Beberapa hal yang disoroti oleh Komisi III DPR-RI yaitu terkait mengenai alokasi yang diterima Kejaksaan Tinggi Sulawesi Tengah di tahun 2023 dan program-program prioritas kerja. Demikian pula mengenai kebutuhan dukungan anggaran dalam upaya  meningkatkan pelaksanaan tugas dan fungsi Kejaksaan di wilayah Sulawesi Tengah.

Penjelasan Kajati mengenai evaluasi penanganan perkara di lingkungan Kejaksaan Tinggi Sulawesi Tengah, termasuk  perkara-perkara yang terkait yang menarik perhatian masyarakat.

Demikian pula, kendala yang masih dihadapi dalam mengoptimalkan penanganan perkara secara adil, efektif, dan efisien terkait dengan upaya penyelamatan keuangan dan aset negara. Strategi yang dibangun oleh Kajati dalam rangka meningkatkan optimalisasi penerimaan negara dari fungsi dan peran Kejaksaan di  wilayah Sulawesi Tengah.

 Mengenai pelaksanaan reformasi kultural dan struktural Kejaksaan dalam rangka meningkatkan transparansi, profesionalisme, integritas, dan kualitas Jaksa. Demikian pula, penjelasan terkait dengan pelaksanaan penanganan pelanggaran oleh anggota Kejaksaan dan implementasi sistem merit dalam tata kelola Sumber Daya Manusia. 

Mengenai pelaksanaan penanganan perkara secara restoratif, langkah apa yang telah dilakukan dan menjadi terobosan, serta kendala yang masih dihadapi.

Serta Komisi III DPR-RI meminta masukan terkait RUU tentang Perubahan Kedua atas UU Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dan RUU tentang Hukum Acara Perdata, khususnya yang menyangkut pelaksanaan tupoksi Kejaksaan.

Menutup rapat ini, Kepala Kejaksaan Tinggi Sulawesi Tengah Agus Salim, S.H., M.H menyatakan terima kasihnya atas kunjungan Komisi III DPR-RI dan akan melaksanakan saran serta masukan yang diterima.

Selain Kajati Sulteng Rapat yang di laksanakan di lantai 6 Aula Kaili, Kantor Kejaksaan Tinggi Sulawesi Tengah ini dihadiri pula Kakanwil Kemenkumham Sulteng, KPT Sulawesi Tengah, KPTA dan KPTun serta seluruh jajaran pejabat struktural di Lembaga Hukum masing-masing. (bid/paluekspres)

gamespools

aceplay99

dewaslot88

slot anti rungkat

ace99play

slot777

Eksplorasi Ritme Permainan Berbasis Data Real-Time Menghadirkan Perspektif Segar dalam Dunia Gaming Interaktif
Evaluasi Matematis Pola Distribusi Simbol Mahjong Ways Dalam Ekosistem Kombinasi Dengan Variasi Nonlinier
Investigasi Pola Adaptif Grid Mahjong Ways Dalam Menghasilkan Distribusi Simbol Dengan Struktur Variatif
Studi Komputasional Dinamika Interaksi Reel Mahjong Ways 3 Menggunakan Kerangka Sistem Stokastik Berkelanjutan
Adopsi Teknologi Machine Learning Menghadirkan Tren Baru dalam Pengembangan Sistem Game Interaktif Modern
Inovasi Visual dan Algoritma Dinamis Menghadirkan Dimensi Pengalaman Baru pada Platform Gaming Masa Kini
Kajian Probabilistik Ragam Kombinasi Mahjong Ways 2 Menggunakan Model Distribusi Interaktif Multilevel
Metode Statistik Adaptif Kini Menjadi Kunci Memahami Pergeseran Ekosistem Game Digital Modern
Evolusi Sistem Interaktif Masa Kini Membentuk Cara Baru Pengguna Memahami Dinamika Digital Harian
Studi Perilaku Digital Terkini Mengungkap Pergeseran Strategi Pengguna dalam Ekosistem Interaktif Modern