Minggu, 9 Agustus 2026

Pengawasan Pemilu Partisipatif, DKPP: Proses Pemilu Harus Dikawal Sejak Awal

Sosialisasi Pengawasan Pemilu Partisipatif, Jumat (26/5/2023), di Swiss-Belhotel Silae Kota Palu. Foto: Abidin/PE

Anggota DKPP RI, Dr. Ratna Dewi Pettalolo, SH, MH menegaskan proses Pemilu itu harus terjaga sejak awal yaitu sejak tahapan pencalonan.

“Saat ini kan sedang berlangsung tahapan pencalonan,” kata Ratna Dewi pada Sosialisasi Pengawasan Pemilu Partisipatif, Jumat (26/5/2023), di Swiss-Belhotel Silae Kota Palu.

Ratna pada sosialisasi yang menghadirkan sejumlah BEM perguruan tinggi di Palu, pemantau pemilu dan jurnalis media cetak dan online tersebut, mengatakan, pada tahapan ini menjadi pertaruhan bagi penyelenggara Pemlu untuk meletakkan kepercayaan kepada masyarakat bahwa proses pencalonan tersebut berlangsung secara berintegritas. Sehingga, melalui proses ini tidak calon mulai dari tingkat DPR RI, DPRD provinsi hingga DPRD kabupaten/kota yang ditetapkan dalam status tidak memenuhi sayarat.

Baca juga : Pekan Depan Pendaftaran Calon Anggota Bawaslu Se-Sulteng Mulai Dilaksanakan 

“Jadi fungsi pencegahan dan pengawasan  itu dipastikan dilaksanakan dengan baik. Seluruh masyarakat memastikan, seluruh calon yang akan ikut kontestasi itu sudah memenuhi kriteria sebagaimana yang ada dalam UU dan memenuhi kebutuhan dari masyarakat kita,” kata mantan anggota Bawaslu RI ini.

Menurutnya, bila proses tersebut dilaksanakan secara berintegritas, akan mendorong angka partisipasi masyarakat untuk mengikuti pemilu. Karena pemilu tanpa partisipasi masyarakat akan mengurangi legitimasi rakyat terhadap hasil pemilu itu sendiri.

Ratna menegaskan, bisa jadi legitimasi hukumnya dapat tapi legitimasi rakyatnya tidak didapatkan. karena angka partisipasi pemilihnya rendah. Karena ukuran proses itu, sepanjang sudah memenuhi aturan hukum maka itu sudah memenuhi tata cara dan mekanisme sesuai aturan hukum.

Mantan ketua Bawaslu Provinsi Sulteng ini memberi ilustrasi, jika ada 1000 pemilih di suatu TPS, tapi hanya ada 400 pemilih yang datang menyalurkan hak pilihnya. Maka, hal itu sudah memenuhi tata cara dan mekanisme aturan hukum. Tapi di sisi lain, legitimasi rakyatnya tergolong rendah karena ada 600 warga yang memiliki hak pilih namun tidak datang menyalurkan hak pilihnya.

“Kita ingin legitimasi hukum dan legitimasi rakayat berdiri sama kekuatannya sehingga pemerintahan bisa berjalan dengan baik. Itu hal penting yang harus kita antisipasi untuk dicapai pada Pemilu 2024,” ujarnya.

Ratna akui, barometer keberhasilan pemilu hingga saat ini adalah dari angka partisipasi pemilu.  “Kepercayaan publik terhadap penyelenggaraan pemilu kita ukur dari angka partisipasi pemilu,” ujarnya.

Semakin tinggi angka partisipasi pemilu lanjutnya, berarti nilai kepercayaan masyarakat terhadap proses pemilu itu tergolong baik. Bila proses pemilu itu diterima sebagai proses yang berkualitas maka masyarakat akan secara sukarela terdorong untuk datang menggunakan hak pilihnya.

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data
Optimalisasi Pola Mahjong Ways Dilakukan melalui Algoritma Probabilistik Cerdas
Dompet Digital Mengubah Kebiasaan Transaksi dalam Ekosistem Monopoly Live
Ancaman Siber Mendorong Industri Permainan Memperkuat Keamanan Infrastruktur Digital
Digitalisasi Administrasi Pangkas Waktu Verifikasi Pengguna Live Blackjack
Perilaku Pemain Modern Dikaji melalui Model Adaptasi Strategis
Media Sosial Memperkuat Hubungan Provider dengan Komunitas Penggemar Gates of Olympus
Mahjong Wins 3 Menunjukkan Pergeseran Tren Hiburan Berbasis Teknologi Modern
Analisis Distribusi Mengungkap Kendala Penayangan Crazy Time di Berbagai Wilayah
Pemetaan Digital Memperkuat Distribusi Server serta Manajemen Trafik Lightning Roulette
Peluang Baru Industri Mahjong Indonesia Muncul dari Pergeseran Perilaku Digital