Minggu, 5 April 2026

Wagub Ma’mun Harap Peran Dokter Umum Tekan Angka Stunting di Sulteng

Wagub Ma’mun Harap Peran Dokter Umum Tekan Angka Stunting di Sulteng
Wagub Sulteng Ma'mun Amir menyampaikan sambutannya pada PGP extra di Sriti Ballrom,Jalan Durian, Kota Palu, Ahad (17/9/2023). Foto: Istimewa

Palu, PaluEkspres.comWakil Gubernur (Wagub) Sulawesi Tengah (Sulteng) H. Ma’mun Amir berharap Perhimpunan Dokter Umum Indonesia (PDUI) Sulteng mampu berperan dalam rangka mencegah peningkatan angka stunting di provinsi ini.

Permintaan tersebut disampaikan Wagub Ma’mun menyikapi tingginya angka stunting di Sulteng khususnya di wilayah Kabupaten Donggala,” kata Wagub Sulteng Ma’mun Amir saat membuka Profesional General Practitioners Exhibition and Training (PGP extra) di Sriti Ballrom,Jalan Durian, Kota Palu, Ahad (17/9/2023).

Wagub mengakui, saat ini IPM dan nilai Investasi Sulteng mengalami peningkatan namun satu sisi angka stunting di Sulteng masih cukup tinggi.

Sehingga, Wagub mengajak para tenaga medis ataupun PDUI untuk bekerjasama menyelesaikan persoalan stunting. “Tanpa kerjasama semua pihak, tentunya kita tidak mampu melakukan apa-apa,” kata Wagub.

Ketua Panitia kegiatan PGP Extra PDUI, Risco mengatakan, profesi dokter umum sebagai tenaga kesehatan menjadi garda terdepan dalam pelayanan primer di fasilitas kesehatan tingkat pertama, dengan mengedepankan prinsip pelayanan kesehatan yang efektif dan efisien.

Untuk itu, PDUI cabang Sulteng, salah satu perhimpunan di bawah ikatan Dokter Indonesia mempunyai tanggung jawab untuk memenuhi kebutuhan dokter umum dalam memperbarui keilmuan agar sesuai dengan perkembangan zaman.

Sehingga, atas dasar tersebut PDUI Sulteng menggelar workshop simposium dan illegal mentoring yang dikemas melalui kegiatan PGP Extra ke 14 dengan Tema “Pengembangan keterampilan dan keilmuan dokter umum dalam menghadapi era digitalisasi dunia kesehatan.

Sementara itu, Ketua PDUI Cabang Sulawesi Tengah, Ketut Suarayasa menyampaikan bahwa PDUI Sulawesi Tengah konsisten melaksanakan kegiatan Profesional General Practitioners Exhibition and Training (PGP extra) setiap tahun.

“Bahkan, di saat pandemi kemarin kami juga tetap melaksanakannya walaupun secara virtual karena ini merupakan tanggung jawab kami sebagai organisasi profesi untuk meningkatkan kompetensi anggota,” kata Ketut.

Ia menegaskan, ada tiga muatan besar pada kegiatan ini yaitu, ada kegiatan simposium sebagai bentuk peningkatan kompetensi, skill dan epic delam rangka meningkatkan kemampuan para dokter umum. (bid/paluekspres)