Polres Touna Tangkap 4 Pelaku Sabu, Satu di Antaranya Napi Lapas

  • Whatsapp
Kapolres Touna AKBP Ridwan J. M. Hutagaol, SIK, SH didampingi Kasat Resnarkoba AKP I Gede Krisna Arsana, S.Pd. H dan Kasi Humas AKP Triyanto, pada saat konferensi pers bersama awak media, Kamis (22/2/2024). Foto: Humas Polres

Touna, PaluEkspres.com –  Satresnarkoba Polres Tojo Unauna (Touna) berhasil mengungkapkan dan menangkap tersangka kasus tindak pidana narkotika jenis sabu di wilayah Kabupaten Touna pada Selasa (23/1/2024) sekitar pukul 16.30 Wita.

Kasus ini terungkap, setelah Anggota Opsnal Satresnarkoba mendapat informasi dari petugas Lapas Kelas IIB Ampana mengenai temuan barang titipan berupa sebuah shampo yang di dalamnya terdapat satu paket narkotika jenis sabu untuk narapidana  inisial Z yang dibawa oleh pengemudi OJOL DRAIV.

Bacaan Lainnya

Kapolres Touna AKBP Ridwan J. M. Hutagaol, SIK, SH mengungkapkan, dari hasil penyelidikan tersebut, anggota Opsnal Satresnarkoba berhasil menangkap tersangka masing-masing berinisial SFK (23) seorang perempuan  warga Jalan Yosudarso, seorang pria inisial AADM (30) warga Jalan R.A Kartini, Kelurahan Uentanaga Bawah, Kecamatan Ratolindo, seorang pria inisial RHHM (19) warga Jalan Cendarawasih, Kelurahan Ampana, Kecamatan Ampana Kota, serta pria inisial Z alias Kifli yang merupakan narapidana Lapas Ampana.

“Adapun barang bukti yaitu satu paket serbuk kristal yang diduga Narkotika jenis sabu dengan berat bruto 0,33 Gram, sebuah plastik klip kosong, sebuah botol shampo merk Dove dan satu unit handpone merk Oppo warna hitam,” kata Kapolres Touna AKBP Ridwan J. M. Hutagaol, SIK, SH didampingi Kasat Resnarkoba AKP I Gede Krisna Arsana, S.Pd. H dan Kasi Humas AKP Triyanto, pada saat konferensi pers bersama awak media, Kamis (22/2/2024).

Kapolres mengatakan, pelaku utama adalah Z Alias Kifli yang merupakan narapidana di Lapas Kelas IIB Ampana yang juga telah ditetapkan sebagai tersangka oleh penyidik.

“Untuk perkembangan kasus ini, sudah lengkap dan minggu depan akan dilimpahkan ke Kejaksaan Negeri Touna (Tahap 1) untuk dipelajari berkas perkaranya,” ujar AKBP Ridwan. Terhadap para tersangka dijerat dengan pasal 114 Ayat (1) Jo Pasal 132 Ayat (1) dan atau Pasal 112 Ayat (1) Jouncto Pasal 132 Ayat (1) dengan ancaman hukuman penjara UU RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, dengan ancaman hukuman maksimal 20 tahun penjara. (bid/paluekspres)

Pos terkait