Rabu, 2 September 2026
Palu  

Ikhtiar Dini dan Jalan Panjang Membentuk Generasi Sehat

PALU, PE – Pelataran Kantor Walikota Palu, Sabtu pekan lalu tampak ramai. Celotehan sekira 1.000 anak SD di wilayah Puskesmas Kawatuna, mendominasi suasana cerah pagi itu.

Hari itu, Persatuan Dokter Gigi Indonesia – Kota Palu sedang menggelar puncak peringatan Hari Kesehatan Gigi Sedunia, yang diperingati 20 Maret 2017.

Di Palu puncaknya diperingati 25 Maret 2017, pekan lalu. Didominasi warga ungu, hajatan Persatuan Dokter Gigi Indonesia (PDGI) Kota Palu yang dikemas sederhana tetap semarak.

Kehadiran seribuan siswa dari 6 SD, plus atraksi musik tradisional membuat suasana lapangan walikota Palu terasa hidup. Belum lagi kehadiran Wakil Walikota Palu Sigit Purnomo Said, dengan sambutan tanpa teks, mengajak anak-anak membiasakan diri hidup sehat membuat pagi cerah itu makin ceria.

“Anak-anaku, nanti kalau di rumah sikat gigi ya,” ajak Sigit penuh akrab.  Kedepan  lanjut Sigit yang masih vokalis Group Band Ungu itu, kalian akan melamar kerja.

Entah itu, menjadi dokter, penerbang atau tentara dan polisi. Jika kesehatan giginya tidak dirawat, pasti adik-adik tidak diterima jadi tentara. Gimana mau jadi tentara atau pilot kalau giginya ompong,” ungkap suami Adelia Wilhelmina itu.

Ketua Panitia drg Nurdian Afriani, menjelaskan, sebelumnya telah melakukan penyuluhan guru dan kader dan dokter cilik. Penyuluhan dilakukan di dua sekolah SDN 23 Palu dan SDN 2 Tanamodindi.

Sedangkan puncaknya adalah sikt gigi masal yang dipusatkan Lapangan Vatulemo. Sikat gigi masal ini dimaksudkan untuk melakukan pembiasaan terhadap anak anak dan akan ditindaklanjuti pada 21 hari kemudian.

“Kita akan follow up seperti apa kampanye sikat gigi ini memberi pengaruh pada kebiasaan anak-anak di rumah,” ungkap putri kandung drg Muslimah L Gadi, mantan Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Tengah itu.

Masih menurut alumni Fakultas Kedokteran Universitas Hasanudin ini, kampanye kesehatan gigi tersebut, adalah bagian dari tanggungjawab moral PDGI, untuk menanamkan pentingnya menjaga kesehatan khususnya gigi dan mulut pada anak usia dini.

“Kesehatan adalah investasi masa depan. Bagaimana bisa mengakses ke dunia kerja jika kesehatan tidak dijaga sejak dini,” ungkap ASN di Rumah Sakit Madani Palu ini.

Perempuan berjilbab ini juga mengapresiasi Dinas Kesehatan Kota Palu yang memberikan perhatian sangat besar atas terselenggaranya rangkaian hajatan ini.
Kepala Bidang P2P dan Kesling Dinas Kesehatan Kota Palu, drg Lutfiah Sahabudin M. Kes, menjelaskan permasalahan kesehatan gigi dan mulut masih menjadi problem serius di tengah masyarakat.

Sekretaris PDGI Sulteng, ini menambahkan, panitia menyasar generasi muda dalam hal ini anak sekolah dasar, dengan maksud menumbuhkan kesadaran dini, bagaimana menjaga kesehatan sebagai investasi masa depan. Kelak jika anak-anak itu memasuki dunia kerja membutuhkan kesehatan fisik yang memadai.

Sangat disayangjan jika kesempatan memasuki kompetisi dunia kerja, kandas hanya karena syarat kesehatan yang tidak terpenuhi.

“Karena itu, Dinas Kesehatan Kota Palu memberi apresiasi yang tinggi terhadap upaya PDGI menyasar anak usia dini. Ini sebagai ikhtiar awal sebuah jalan panjang bagaimana mewujudkan generasi sehat,” ungkap alumni Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia ini.

Pembinaan Kesehatan Gigi dalam Lorong Gelap

Peringatan Hari Kesehatan Gigi Sedunia mengambil tema, live health smart with healthy mouth. Tema ini dipilih, setelah menyadari problem kesehatan khususnya gigi dan mulut masih menjadi problem serius di tengah masyarakat.

Sayangnya, pada momen penting itu tidak ada data spesifik yang dikeluarkan oleh instansi terkait maupun  PDGI Sulteng soal fenomena kesehatan gigi dan mulut di daerah ini.

Ketua PDGI Sulawesi Tengah, drg Nita Damayanti, saat memberikan sambutan singkat pada puncak peringatan World Oral Health  Day (WOHD) yang dipusatkan di Halaman Kantor Walikota Palu, 25 Maret 2017 lalu, pun tidak sedikit pun menyentil fenomena ini.

Palu Ekspres menyambangi Dinas Kesehatan Provinsi Sulteng di Jalan Kartini, sayangnya tidak ada data spesifik yang ditemukan. Pegawai penjaganya pun tidak mengetahui dan mengarahkan pada pejabat yang berkait. Pejabat yang bersangkutan pun tak bisa ditemui.

“Sedang keluar,” sahut rekannya. Mengutip  data dari beberapa riset, pada 2013, Sulawesi Tengah berada di urutan ke-14, di bawah NTB dan Papua dengan dengan penderita karies aktif.

Dengan jumlah penduduk 15 tahun keatas di kisaran 1,8 juta lebih jumlah penderita karies tampak dominan dengan mencapai 1,1 juta lebih. Angka yang tidak bisa dianggap remeh. Ini masih jenis karies belum lainnya.

(kia/Palu Ekspres)

Pengalaman Pengguna Game Penghasil Saldo DANA Lebih Cepat Adaptif Dan Efisien Dibawa Oleh Inovasi Teknologi
Pergeseran Mutu Produksi Kosmetik Terdeteksi Lebih Akurat Berkat Aliran Data Langsung
Pengalaman Pengguna Semakin Responsif Adaptif Dan Efisien Berkat Perkembangan Teknologi Modern
Momentum Tetap Terarah Dan Terkendali Dipertahankan Melalui Taktik Mode Pemburu Sic Bo Live
Keputusan Tetap Terukur Dalam Game Online Dipertahankan Melalui Pengelolaan Modal Cerdas
Kapitalisasi Pasar Dan Inovasi Kasino Online Berubah Di Tengah Disrupsi Teknologi Modern
Strategi Baru Untuk Meningkatkan Keunggulan Kompetitif Dibuka Melalui Business Model Canvas Mahjong Ways
Kualitas Sistem Mahjongways Kasino Online Dipahami Melalui Identifikasi Nilai Pembayaran Game Penghasil Saldo DANA
Perspektif Baru Dalam Menganalisis Perkembangan Mahjong Ways Dibuka Melalui Modernisasi Strategi
Kasino Menjadi Studi Sistem Informasi Bagi Mahasiswa Melalui Pelatihan Enterprise Architecture
Mahjongways Kasino Online Dijadikan Acuan Strategi Marketing dalam Lingkungan Pemerintahan
Keamanan Informasi Jadi Fondasi Utama Layanan Konsultasi Kosmetik Berbasis Teknologi
Teknologi Pemantauan Membantu Mengukur Frekuensi Pembayaran secara Lebih Objektif dan Terukur
Kajian Statistik Pola RTP Menyoroti Perkembangan Teknologi Neural Sintetis Regulatoris
Simulasi Statistik Membuka Pendekatan Baru Memahami Mahjong Game Sungai Penuh secara Terukur
Statistik Objektif Membantu Membaca Pola Mahjong Game Sungai Penuh dengan Lebih Rasional
Strategi Mahjong Game Sungai Penuh Makin Terarah melalui Pendekatan Statistik Modern
Pendekatan Data Objektif Membantu Mengkaji Mahjong Game Saldo DANA Sungai Penuh secara Lebih Terstruktur
Mahjong Game Sungai Penuh Dikaji lewat Simulasi Statistik untuk Membaca Pola Aktivitas
Aturan Mahjong Digital dari Dua Kartu Awal hingga Penentuan Rentang Nilai Game Penghasil Saldo DANA
Pendekatan Adaptif MahjongWays Kasino Online Membantu Menjaga Keseimbangan Anggaran Hiburan
Kemunculan Simbol Unik MahjongWays Kasino Online Perlu Dibaca Secara Lebih Rasional
Mahjong Ways Menarik Minat Pemain di Tengah Ketatnya Persaingan Game Digital
Pengaturan Tempo MahjongWays Kasino Online Tidak Menentukan Munculnya Kombinasi Khusus
Starlight Princess Kembali Merebut Perhatian Pemain MBG Berkat Daya Tariknya
Membaca Pola Mahjong Ways dan Tren Permainan Lewat Data Saldo DANA Terbaru
Disiplin Mental MahjongWays Kasino Online Membantu Mencegah Keputusan Finansial yang Terlalu Impulsif
Mengenal Sweet Bonanza sebagai Game Digital Online dengan Tema Manis yang Menarik
Rotasi Awal MahjongWays Kasino Online Bukan Tolok Ukur Kemurahan Sistem Permainan
Menelusuri Strategi Terbaik dalam Bermain Game Penghasil Saldo DANA Secara Lebih Mendalam