Beras Masih Kurang, Pemda Poso dan TNI Tanam Padi Bareng

  • Whatsapp

PALU EKSPRES, POSO – Untuk mendukung program pemerintah menuju swasembada pangan, Pemerintah Daerah Kabupaten Poso melalui Dinas Pertanian Poso bekerjasa dengan TNI dan Kelompok Tani Dusun Masamba KecamatanPoso Pesisir, Kabupaten Poso melakukan tanam padi perdana di lahan sawah Desa Masamba baru-baru ini.

Tanam padi perdana di Desa Masamba ini ditandai dengan penyerahan Alsintan traktor oleh Bupati Poso Drs. Darmin A.Sigilipu kepada perwakilan Kelompok Tani didampingi Danrem 132/Tadulako Kolonel Inf Muhammad Saleh Mustafa, Wadankolakops Tinombala Kolonel Inf Lubis, Dandim 1307/Poso Letkol Inf Dody Triyo Hadi, Kadis Pertanian Poso Ningsih Potosi.

Bacaan Lainnya

Dalam sambutannya Bupati Poso menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang selalu berperan aktif menggalakkan program Upsus Pajala di Kabupaten Poso ini. Oleh karena itu, Bupati Darmin meminta agar warga di Poso Pesisir Bersaudara bisa mendukung program pemerintah untuk meciptakan swasembada pangan di wilayah Sulawesi Tengah.

“Bantuan alsintan baik dari Pemerintah Pusat dan Daerah agar dimanfaatkan dengan baik sehingga tepat sasaran demi mencapai target panen 2017,” ujar Bupati Darmin.

Untuk itu katanya,  semua pihak agar mengenyampingkan ego sektoral yang ada selama ini agar dapat bersinergi dengan baik demi mewujudkan masyarakat Kabupaten Poso yang cerdas, makmur dan sejahtera.

Sementara itu Danrem 132/Tadulako menyampaikan dalam sambutannya bahwa pada tahun 2017 ini, diharapkan Provinsi Sulteng harus dapat menjadi cadangan lumbung nasional dengan hasil panen padi di atas 100.000 ton, yang tahun kemarin diperoleh oleh Provinsi Sulawesi Selatan.

Oleh karena itu, serapan beras di KabupatenPoso dan Morowali yang baru 0,07 persen,  harus bisa ditingkatkan. Kewenangan Pemprov atas ketersediaan pupuk dan bibit diharapkan agar dananya dapat dikelola sendiri oleh petani/Kelompok Tani.

“Kepercayaan Pemerintah Pusat kepada TNI untuk menyukseskan program Swasembada Pangan ini merupakan suatu komitmen dan kepercayaan yang harus kami jaga, oleh karena itu mari kita bangun manajemen keterbukaan yang tidak saling menyusahkan, segala permasalahan agar dapat dikomunikasikan untuk diselesaikan bersama-sama,” imbuh Kolonel Saleh.

(Penrem)

Pos terkait