Minggu, 5 April 2026

Produksi Pangan Naik, Prabowo Harap RI Tak Impor Beras Tahun 2025

Indonesia Dermawan dan Solid dalam Hadapi Bencana
Presiden RI Prabowo Subianto pada pengantar Sidang Kabinet Paripurna di Jakarta, Senin (2/12)/ Foto: PCO

Jakarta, PaluEkspres.com Presiden RI Prabowo Subianto berharap Indonesia tidak mengimpor beras pada tahun 2025. Prabowo menyampaikan harapannya itu pada pengantar Sidang Kabinet Paripurna di Jakarta, Senin (2/12).

Sangat besar kemungkinan dan keyakinan saya tahun 2025, kita tidak akan impor beras lagi, bahkan cadangan kita cukup,”kata Prabowo.

Prabowo Optimistis karena melihat tren produksi pangan yang meningkat. “Produksi pangan kita naik, cadangan pangan kita mungkin terbesar selama beberapa tahun ini yg ada di gudang kita. Saya kira mendekati 2 juta ton,” jelas dia.

Prabowo mengatakan capaian itu dapat diraih atas kerja sama berbagai pihak yang berurusan dengan pangan. Ia pun mengungkap rasa terima kasih atas kerja keras yang telah dilakukan jajaran kabinet dan kepala badan.

“Apresiasi saya juga kepada Menteri Pertanian dan timnya, Bulog, Badan Pangan Nasional, semua unsur Menteri BUMN dan BUMN yang berada di bawah pengawasan Menteri BUMN. Terima kasih langkah-langkah kita di akhir tahun 2024,” tutur Prabowo.

Adapun swasembada pangan merupakan salah satu program unggulan yang dicanangkan Prabowo. Berbagai langkah telah dilakukan, salah satunya dengan memastikan cadangan beras negara.

Selain soal pangan, Prabowo juga menyampaikan sejumlah apresiasi pada menteri yang telah membuahkan kebijakan pro rakyat seperti penurunan harga tiket jelang natal dan tahun baru (Nataru), menghapus utang macet UMKM serta meningkatkan upah minimum pekerja.

Prabowo Berterima Kasih ke Anggota Kabinet: Baru Sebulan Sudah Bisa Beri Hal-hal Penting untuk Rakyat

Presiden RI Prabowo Subianto menyampaikan apresiasi atas capaian jajarannya di Kabinet Merah Putih. Menurutnya, kinerja para menterinya tersebut telah menunjukkan kerja sama dan soliditas dalam satu setengah bulan sejak mulai bekerja.

Hal tersebut disampaikan Prabowo saat memimpin Sidang Kabinet Paripurna di Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (2/12) sore.

“Saya ucapkan terima kasih kepada saudara-saudara, bahwa selama saya berada di luar negeri, saudara-saudara terus bekerja sebagai satu tim,” ucap Prabowo.

“Terima kasih wakil presiden, kepada menko, menteri, kepala badan, terima kasih semuanya,” lanjutnya.

Sejauh ini, lanjutnya, Prabowo merasakan kabinetnya sudah bekerja sama dengan baik dalam menjalankan tugasnya.

“Saya merasakan kita kalau analogi tim sepakbola, keliatan kekompakan, keliatan semuanya kerja sama,” ujar Prabowo.

Prabowo menambahkan, dalam waktu satu bulan rakyat sudah merasakan hal-hal penting. Salah satunya adalah penghapusan utang di bidang UMKM untuk para petani, nelayan.

“Saya pikir ini sangat dirasakan sehingga mereka sekarang bisa lebih semangat, lebih aktif kembali,” jelasnya.

Selain itu, upah minimum nasional naik 6,5% dan pemerintah juga mampu menurunkan harga tiket pesawat sebesar 10% menjelang akhir tahun.

Prabowo menekankan ke depan pemerintahannya akan terus berkomitmen kepada rakyat dan kepentingan nasional.

“Kita bertekad untuk terus memperbaiki kebijakan, memperbaiki sistem yang perlu diperbaiki,” ungkap Prabowo. (*/pco)