Dia mengemukakan, setelah pelaksanaan asesmen lapangan, asesor akan mengajukan laporan ke BAN-PT. Karena itu, dibutuhkan kerja sama untuk menguatkan optimisme menuju hasil yang lebih baik.
“Sebagai sesama PTKIN kita bersama sama meningkatkan kualitas, yang menjadi ikhtiar kita bersama,” ungkapnya.
Terkait hal itu, Asesor II BAN-PT Profesor Atun Wardatun menilai UIN Datokarama sebagai kampus yang memiliki sejarah terdampak bencana 2018, kini telah menunjukkan kemajuan yang luar biasa.
“Seperti kata pepatah, jatuh sepuluh kali, bangkit dua belas kali,” kata Profesor Atun.
Ia menyebut, visitasi atau asesmen lapangan adalah satu upaya pembenahan dan peningkatan mutu prodi untuk menunjang kemajuan universitas.
“Maka, kehadiran kami bukan untuk menyulitkan. Oleh karena itu, kami mohon kiranya kami dibantu untuk memenuhi data data yang akan menjadi laporan ke BAN-PT terkait data kualitatif dan kuantitatif,” ucapnya.
“Terima kasih atas sambutannya yang begitu meriah dan luar biasa yang ditunjukkan oleh UIN Datokarama,” demikian Profesor Atun.*






