Perkuat Ekosistem Energi Bersih di Kawasan IMIP Menuju Net Zero Emission

  • Whatsapp
Upaya transisi energi di kawasan IMIP lewat pengoperasian 502 unit alat berat listrik. Foto: Media Rel;ation IMIP

Morowali, PaluEkspres.com – Sebagai salah satu kawasan industri terintegrasi, Indonesia Morowali Industrial Park (IMIP) menegaskan dukungan menuju target Net Zero Emission 2060 melalui sejumlah langkah. Beberapa di antaranya adalah pengembangan perangkat pengendali emisi dan kompensasi lingkungan secara terstruktur dan terukur.

Strategi pengurangan emisi ini tertuang dalam peta jalan (road map) CSR-Environmental IMIP 2030. Dalam implementasinya, tenant yang beroperasi di kawasan IMIP diwajibkan aktif menerapkan kebijakan transisi energi secara menyeluruh, dari penggunaan teknologi dalam tahapan operasional produksi, konversi sumber energi, hingga efisiensi lini produksi.

Bacaan Lainnya

“Sebagai kawasan industri terintegrasi berfasilitas lengkap dari hulu ke hilir di Morowali, semua tenant wajib mematuhi kebijakan transisi energi dan pengurangan emisi yang kami tetapkan secara internal. Bukan sekadar patuh, tetapi harus berkontribusi pada target penurunan emisi nasional,” ucap Yundi Sobur, Head of Environmental Department PT IMIP, ditemui di ruang kerjanya, Sabtu (20/12/2025).

Beberapa tenant telah mengadopsi teknologi kogenerasi. Memanfaatkan limbah panas sebagai energi listrik operasional (waste heat recovery). Seperti yang dioperasikan oleh PT Huayue Nickel Cobalt (HYNC) melalui pemanfaatan uap bertekanan hasil pengolahan asam sulfat guna memasok energi listrik hingga 70 persen untuk kebutuhan operasional produksi.

Ada juga PT Dexin Steel Indonesia (DSI), yang membangun pembangkit listrik tenaga surya ramah lingkungan berkapasitas 65,89 megawatt. Hingga Oktober 2025, progres pembangunannya mencapai 80 persen. DSI juga memfungsikan PLTU Gas Buang sebagai perangkat untuk mengubah energi panas dari hasil pembakaran tungku smelter menjadi energi listrik berdaya untuk operasional perusahaan. Operasional PLTU Gas Buang ini mampu menekan kadar emisi sekitar 2,4 juta ton CO2, dan menghemat 980.000 ton batu bara setiap tahun.

Kendali Emisi dan Pemenuhan Kompensasi

Selain patuh pada perizinan dan regulasi, IMIP berkomitmen menata aspek lingkungan di dalam dan luar kawasan dengan memperhatikan dampak terukur dan dapat dievaluasi secara independen. Hal ini diwujudkan melalui pemasangan perangkat pengendali potensi cemaran udara, khususnya partikulat dan gas hasil pembakaran, sesuai karakteristik proses industri di setiap tenant.

Pos terkait