oleh

Ajak Generasi Muda Hidupkan Kebiasaan Berkirim Surat

 

DINAS Perhubungan dan Komunikasi dan Informatika (Dishubkominfo)  Palu bersama Direktorat Jendral Penyelenggaraan POS Kementerian Komunikasi RI menggelar kegiatan lokakarya filateli nasional di Hotel Mercure Palu, Selasa 15 September 2015.
Kegiatan ini diikuti puluhan guru dan ratusan pelajar se Kota Palu.

Lokakarya ini bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada pelajar mengenai teknis filateli karena filateli dianggap suatu kegiatan yang mendorong pelajar bagaimana seni mengoleksi. Dalam lokakarya yang bertemakan “cara pintar mengenal dunia” para pelajar itu diajari cara menggunakan perangko. Para pelajar pun diperkenalkan dengan sejarah fileteli yang masih eksis hingga saat ini.

Kegiatan ini dibuka Plt Walikota Palu H Andi Mulhanan Tombolotutu, SH dan dihadiri oleh pengurus filateli pusat, dan wilayah, kota dan kabupaten se Sulawesi Tengah, Kepala Dishubkominfo Kota Palu serta Kepala Direktorat Jenderal Penyelanggara POS dan informatika.

Tony mengatakan kegemaran mengumpulkan benda pos seperti filateli atau prangko adalah hobi yang lengkap karena merangkum aspek keasyikan, kepuasan, kesempatan menjalin persahabatan, perluasan wawasan, sarana mendidikan, sekaligus melatih ketekunan, ketelitian, kejujuran, kesabaran dan kreativitas.
Kata dia melihat fungsi dari filateli sebagai sumber informasi, alat bukti sejarah, alat pembayaran, bahkan bukti kedaulatan suatu bangsa, patut dicatat bahwa prangko dan filateli telah berperan besar mempertautkan bangsa-bangsa di dunia.

Prangko dan benda POS lainnya kata dia bukan hanya menjadi alat komunikasi bagi pengirim dan penerima surat, namun juga lambang persaudaraan dan penebar harapan bagi umat manusia. Meski kini masyarakat global telah memiliki beragam saluran komunikasi yang lebih praktis seperti telepon, email, layanan pesan singkat (SMS) dan layanan multi media (MMS) melalui telepon genggam. Meski jarang berkirim surat melalui jasa pos, hal itu tidak membuat filateli lantas mati.

“Kita jangan pernah bosan mengajak agar generasi muda agar mencintai prangko dan tetap memupuk kebiasaan berkirim surat,  kebiasaan berkirim surat juga harus terus dipelihara. Berkirim surat akan menjadikan kita terbiasa menyusun kata-kata dengan struktur yang baik. Menyampaikan buah pemikiran dengan runtut, menyampaikan pendapat dengan santun,”ujarnya.(mg12)

News Feed