Dari data yang dikumpulkan Campaign Against the Arms Trade mulai 2008, tidak ada bukti yang merujuk kenyataan kalau Inggris menyuplai Syria dengan zar kimia apa pun selama sembilan tahun belakangan.
Tetapi pada Juli 2014, menteri luar negeri Inggris saat itu William Hague, memastikan di hadapan parlemen kalau Inggris mengekspor zat kimia yang sepertinya digunakan Syria untuk program senjata kimia. Hague mengungkapkan kalau ekspor itu berjumlah ratusan ton dari beberapa zat kimia berbahaya.
”Semua zat kimia ini punya banyak manfaat. Mulai pabrik plastik sampai farmasi. Namun, zat-zat itu juga bisa digunakan untuk membuat sarin. Beberapa dari zat juga bisa dibikin racun VX.
Karena itu, ekspor bahan-bahan berbahaya ini sangat dilarang di bawah undang-undang perdagangan Inggris sejak 1980an,” katanya. Racun VX juga berbahaya. Itu adalah racun yang digunakan untuk membunuh Kim Jong-nam, kakak pemimpin Korut, Kim Jong-un.
(theguardian/tia)






