Sabtu, 8 Agustus 2026
Daerah  

Dua Bakal Calon Tak Kembalikan Formulir, Anwar Hafid Diprediksi Kuat Kembali Pimpin Demokrat Sulteng

Dua Bakal Calon Tak Kembalikan Formulir, Anwar Hafid Dipastikan Kembali Pimpin Demokrat Sulteng
Ketua DPD Partai Demokrat Sulteng menyampaikan orasi politik pada pembukaan Musda, Ahad (10/5/2026). Foto: Fit

Palu, PaluEkspres.com – Perhelatan musyawarah daerah (Musda) DPD Partai Demokrat Sulawesi Tengah telah molor dua hari dari jadwal semula Jum’at (8/5-2026) dan baru hari ini Ahad (10/5/2026) pukul 14:50 wita baru dapat terlaksana.

Ratusan kade partai berwana biru tua dengan lambang Mercy itu berkumpul di salah satu hotel mewah di jalan Samratulangi Palu sejak minggu pagi hingga sore ini (10/5-2026).

Musda ke V DPD Partai Demokrat Sulteng ini sosok Anwar Hafid masih kuat dan seluruh pengurus DPC Kabupaten dan Kota se Sulteng masih menjagokan mantan bupati Morowali dua periode itu.

Terbukti dari tiga kandidat yang mengambil formulir dengan syarat harus mendapat dukungan 5 DPC, hanya Anwar Hafid yang mengembalikan formulir sedangkan dua kandidat lainnya tidak memenuhi syarat, sehingga tidak mengembalikan formulir.

“Syarat untuk menjadi calon ketua DPD Partai Demokrat harus mendapatkan 5 dukungan suara dari DPC se Sulteng. Sedangkan dua kandidat lainnya mungkin tidak memenuhi syarat itu sehingga mereka tidak mengembalikan formulir,”kata salah seorang kader partai demokrat Sulteng Andi Baso Opu, SH, MH menjawab media ini disela-sela Musda DPD Partai Demokrat Sulteng itu.

Disinggung mengapa tidak penunjukan DPP PD saja untuk ketua, seperti beberapa Partai lainnya, mantan dosen Fakultas Hukum Untad itu menegaskan bahwa di eksternal Partai Demokrat tidak mengenal sistem penunjukan ketua, tapi harus ada proses musda.

Partai Demokrat secara tegas menolak usulan pembatasan masa jabatan ketua umum (ketum) partai maksimal dua periode, seperti yang diwacanakan KPK pada April 2026.

“Soal aklamasi nanti peserta Musda yang menentukannya,”jelasnya.

Demokrat menilai pengaturan masa jabatan ketum adalah urusan internal partai, bukan ranah pemerintah. Partai Demokrat menegaskan bahwa kedaulatan partai diatur oleh anggaran dasar/anggaran rumah tangga (AD/ART) masing-masing, bukan resep dari luar. 

Poin-poin terkait posisi Demokrat:

Penolakan Terhadap Aturan Luar: Demokrat menolak intervensi pemerintah dalam membatasi masa jabatan ketum, menyebutnya sebagai bagian dari kedaulatan internal.

Urusan Internal (AD/ART): Sekretaris Jenderal Partai Demokrat menekankan bahwa mekanisme pemilihan dan masa jabatan ketua umum sepenuhnya diatur dalam aturan internal partai.

Kompak Menolak: Sikap ini disampaikan sebagai respons terhadap usulan KPK terkait pembatasan masa jabatan ketum parpol pada 2026. 

Dengan demikian, tidak ada pembatasan 2 periode yang dipaksakan dari luar dalam tubuh Partai Demokrat karena mereka menolaknya. 

Kandidat ketua Ikbal Khan yang dimintai tanggapannya mengaku tidak mendapat dukungan suara dari 5 DPC se Sulteng, sehingga tidak lagi mengembalikan formulir.

Dengan demikian sudah dapat dipastikan Anwar Hafid akan terpilih secara aklamasi dalam Musda ke 5 Partai Demokrat Sulteng itu.

Anwar Hafid sebagai kandidat kuat yang dimintai tanggapannya, apakah Musda kali ini dirinya akan dipilih secara Aklamasi?

Jawabnya terserah peserta Musda kalau masih menginginkan saya memimpin DPD Partai Demokrat Sulteng sebagai kader saya siap.

Sementara itu mantan sekretaris DPD Partai Demokrat Sulteng Talitti Paluge, SE menegaskan sekalipun ketua tetap Anwar Hafid, tapi disarankan perlu perubahan struktur pengurus jangan itu-itu saja

“Sekalipun pak Anwar Hafid tetap menjadi pilihan dan panutan Kader dengan memberikan amanah sebagai ketua 5 tahun kedepan, tapi pada tingkat struktur kepengurusan perlu kaderisasai jangan itu saja terus,”sarannya. (fit/paluekspres)

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data
Optimalisasi Pola Mahjong Ways Dilakukan melalui Algoritma Probabilistik Cerdas
Dompet Digital Mengubah Kebiasaan Transaksi dalam Ekosistem Monopoly Live
Ancaman Siber Mendorong Industri Permainan Memperkuat Keamanan Infrastruktur Digital
Digitalisasi Administrasi Pangkas Waktu Verifikasi Pengguna Live Blackjack
Perilaku Pemain Modern Dikaji melalui Model Adaptasi Strategis
Media Sosial Memperkuat Hubungan Provider dengan Komunitas Penggemar Gates of Olympus
Mahjong Wins 3 Menunjukkan Pergeseran Tren Hiburan Berbasis Teknologi Modern
Analisis Distribusi Mengungkap Kendala Penayangan Crazy Time di Berbagai Wilayah
Pemetaan Digital Memperkuat Distribusi Server serta Manajemen Trafik Lightning Roulette
Peluang Baru Industri Mahjong Indonesia Muncul dari Pergeseran Perilaku Digital