Oleh Hasanuddin Atjo
SOLUSI adalah “jalan keluar” dari sebuah masalah atau hambatan, yang disepakati melalui proses dialog atau musyawarah.
Dalam praktiknya, peserta sebuah dialog akan terbagi menjadi tiga kelompok besar yaitu Kelompok yang berkarakter solusi; Kelompok yang berkarakter masalah; dan Kelompok “waitandsee”.
Dialog akan berkepanjangan bahkan sampai deadlockbila kelompok yang berkarakter solusi dan masalah komposisinya seimbang.
Bila dialog itu kemudian dimenangkan oleh kelompok berkarakter solusi, maka kelompok yang “waitandsee” akan ikut secara sukarela. Sebaliknya bila dimenangkan oleh kelompok berkaraktermasalah, maka kelompok “waitandsee”akan ikut dengan terpaksa.
Solusi yang dihasilkan oleh kelompok masalah cenderung labil dan rentan serta tidak berumur panjang, karena tidak mengakomodir keinginan banyak peserta yang pada hakekatnya menjadi sebuah kebutuhan.
Hasil yang diinginkan oleh peserta dari sebuah dialog sesungguhnya adalah solusi yang akomodatif dan implementatif, bukan solusi yang akomodatif tetapi tidak implementatif.
Selanjutnya yang ingin kita ketahui mengapa ada kelompok yang berkarakter masalah bukan solusi, dan kedua bagaimana merubah kelompok yang berkarakter masalah ke solusi, serta bagaimana melahirkan solusi yang akomodatif dan implementatif.
Karakter Masalah VS Solusi






