PALU EKSPRES, AMPANA – Gubernur Sulteng Longki Djanggola didampingi Bupati dan Wakil Bupati Tojo Unauna beserta Sekda Provinsi Sulteng melepas lomba Tour de Central Celebes (TdCC) di jembatan Hayal Ampana, Senin (6/11).
Sebelum melepas lomba TdCC gubernur menyampaikan apresiasi kepada Pemda Tojo Unauna dan masyarakatnya, dan meminta maaf kepada masyarakat yang terganggu perjalaanannya karena gelaran bergengsi tersebut.
“Atas dukungan semua pihak terhadap suksesnya pelaksanaan TdCC saya ucapkan terima kasih.”
Dan kalau pelaksanaan TdCC ini sukses, tahun depan Kata gubernur akan di tambah Etapenya dari yang saat ini hanya tiga, menjadi 5 etape.

“Sekali lagi, semua ini untuk memperkenalkan Sulteng ke dunia internasinal dan untuk mempercepat pembangunan sulteng dari semua sektor, yakni sektor prawisata, Infrastruktur dan sektor lainnya,” kata Longki.
Kemudian tepat pukul 10.00 wita gubernur didampingi Bupati Poso, Bupati Tojo Unauna, Wabub Sigi dan sejumlah pejabat propinsi, melepepas para pembalap TdCC. Tak lama berselang, Gubernur Longki berangkat lebih awal mendahului para pembalap menuju Tentena Kabupaten Poso.

Sesuai rencana, para peserta akan berada di danau Poso di hari kedua, setelah sampai usai melintasi jalur Ampana-Poso. Para peserta menginap di bibir danau Poso. Dari Ampana menuju Tentena, para pembalap menghabiskan waktu selama 5 jam 10 menit dengan jarak tempuh sepanjang 191.5 kilometer. Waktu tempuh ini meleset dari yang diperkirakan sebelumnya, yakni 4 jam 50 menit.
Sepanjang lintasan, masyarakat nampak antusias menyaksikan lomba TdCC. Ini menunjukkan bahwa dukungan masyarakat terhadap pelaksanaan TdCC sangat tinggi. Sehingga nyaris tidak ada kendala atau hambatan yang dialami peserta pada etape satu.

Lintasa di etape satu terhitung sukses. Bupati Poso, disaksikan Gubernur, Bupati Tojo Unauna dan Sekda Propinsi, menyerahkan hadiah dan bonus kepada peserta yang berhasil memasuki finis lebih awal.
Adapun para pembalap yang masuk ke garis finis yakni di urutan ke tiga ada Hari Firianto dari Perusahaan Gas Negara (PGN), urutan dua Rai Ardan dari Nex Singapura, dan ururutan pertama Djamal Hibatullah dari KFC.
***






