PALU EKSPRES, AMPANA – Tim penjnak bom berhasil mengamankan benda yang mencurigakan di depan gereja GKI jemaat Ampana, Kabupaten Tojo Unauna, Selasa, 21 November 2017. Benda tesebut pertama kali dilihat warga sekira pukul 05.00 wita.
Proses penjinakan benda mencurigakan tersebut cukup menegangkan. Warga yang penasaran berkumpul di sekitar TKP menyaksikan aksi tim penjinak bom. Hal itu baru dilakukan setelah tim tiba dari Poso dalam perjalanan hampr tiga jam menuju TKP pukul 11.49 Wita.
“Saya imbau masyarakat untuk menjauh dari TKP demi keamanan dan keselamatan kita,” kata Kabag Ops Feky A. Waloni, SH di TKP, Selasa (21/11).
Setelah dilakukan pemeriksaan, ternyata bungkusan yang diduga bom didepan gereja GKI Jemaat Ampana, Kompleks pertokoan, Kecamatan Ratolindo ternyata hanya toples berisikan ijuk warna pink.
Feky mengatakan, setelah petugas penjinak bom Brimob Poso meledakan bungkusan itu ternyata hanya toples di lakban hitam yang berisikan sabut ijuk warna pink dan sobekan kertas yang dibungkus kantong platsik warna hitam dan letakan di dalam kantong plastik warna ungu.
“Jadi bungkusan yang ditemukan warga sekitar pukul 05.00 Wita itu hanya toples di lakban hitam yang berisikan sabut ijuk warna pink dan sobekan kertas yang dibungkus kantong platsik warna hitam dan letakan di dalam kantong plastik,” kata Feky.
Walau dimikian kata dia, pihaknya akan menyelidiki pelaku yang meletakan barang tersebut didepan gereja GKI jemaat Ampana itu. “Jadi kami akan menyelidiki siapa pelaku dan motif yang membuat heboh seperti ini”.
Ia mengimbau kepada masyarakat agar jangan gaduh atau takut terhadap aksi teror yang terjadi namun selalu waspada dan melaporkan ke aparat kepolisian bila melihat, mengalami atau merasakan tindak pidana yang terjadi disekitarnya.
Pantauan media ini pasca ditemukannya bungkusan yang diduga bom tersebut, akses jalan di lokasi tersebut kembali bisa dilalui oleh masyarakat. Sebelumnya akses jalan TKP tersebut d pasang garis Polisi dan dijaga oleh pihak kepolisian Polres Touna.
(mg3/PaluEkspres)






