PALU EKPRES, AMPANA – Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Tojo Unauna menggelar latihan gabungan (Latgab) bagi relawan se-kabupaten Tojo Unauna dalam rangka kesiap-siagaan penanggulangan bencana, Kamis (23/11) malam di lapangan Basket Ratolindo, Kelurahan Uentanaga Bawah, Kabupaten Tojo Unauna.
Latihan gabungan itu dibuka oleh Asisten III Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tojo Unauna, Ir. Munawar Mapu, M.Si, mewakili Bupati Tojo Unauna Mohammad Lahay, SE. Hadir dalam pembukaan Latgab relawan PMI Ketua Demisioner PMI Tojo Unauna, Hj. Mahira Ichsan Tandah, SH, Staf Ahli Bupati Hambia Sutedjo, Kepala BPBD Tojo Unauna, Kusmunandar, pelatih Nasional dari Provinsi Sulawesi Tengah, Sukri, Pengurus PMI Tojo Unauna dan relawan PMI se-Kabupaten Tojo Unauna.
Dalam sambutan tertulis Bupati Tojo Unauna yang dibacakan Asisten III, bahwa kesiap-siagaan penanggulangan bencana saat ini sangat diperlukan, apalagi bagi wilayah-wilayah yang rentan akan bencana, disinilah peran relawan sangat dibutuhkan untuk membantu dan menolong masyarakat yang terkena dampak bencana.
“Sebagai relawan dalam menjalankan tugas-tugas kepalangmerahan, tak hanya dituntut mandiri dan unggul. Tetapi juga harus mampu menunjukan kepedulian social terhadap sesame dengan mengedepankan sisi kemanusian disetiap kegiatan,” kata Asisten III Pemkab Tojo Unauna, Ir. Munawar Mapu.
Dia mengatakan, latihan gabungan manejemen tanggap darurat alam yang dilakukan bagi relawan PMI ini, bertujuan untuk mensinergikan kapasitas dan kompentensi para relawan PMI se-kabupaten dalam menguatkan dukungan antar relawan menjadi lebih kuat dan responsive dalam penganan pasca bencana di wilayahnya.
“Tugas relawan dalam latihan bersama kali ini adalah untuk menunjukan ke dunia internasional, bahwa dalam pelatihan bencana alam di daerah, kita sudah mampu bereaksi dengan cepat dan tepat dalam segala kondisi dan situasi,” ujarnya.
“Latihan gabungan kali ini juga dimaksudkan untuk menjalin kerja sama relawan dalam persiapan sebelum bencana terjadi, sehingga pada saat kejadian tanggap darurat, para relawan PMI dapat segera mengetahui tugas dan fungsi di lapangan dan tanggap dalam respon pertolongan serta optimalkan apa yang ada disekitarnya,” katanya.
Dia berharap, melalui kegiatan latihan gabungan relawan PMI se-kabupaten Tojo Unauna ini, dapat melahirkan relawan-relawan yang handal, yang siap secara skill kepalang merahan dan juga managerial dalam penanggulangan bencana.
(mg3/Palu Ekspres)






