PALU EKSPRES, PALU – Wakil Walikota Palu, Sigit Purnomo Said punya pesan khusus kepada anak muda dan warga Palu secara umum. Pesan itu disampaikannya pada saat membuka acara grand final Koko Cici Sulawesi Tengah, di Palu, Sabtu malam, 5 Mei 2018.
“Silakan datang ke Palu.. Kita boleh ajak orang untuk datang ke Palu.. tapi Palu harus siap dulu. Jangan sampai orang datang tidak meninggalkan kesan. Atau malah meninggalkan kesan jelek tentang kota ini,” ujar Wawali yang akrab disapa Pasha itu.
Menurutnya, Pemkot Palu saat ini giat menggerakkan program bersih kota. Maka kata dia, seluruh warga Kota Palu harus mendukung program tersebut. Vokalis Grup band ternama Ungu itu mengatakan kegiatan bersih-bersih ini harus dimulai dari diri sendiri. “Nggak perlu bikin kegiatan, lalu mengeluh tidak ada anggaran. Lebih baik, mulai dari diri sendiri. Misalnya, angkat sampah di rumah sesuai jadwal dari pemkot dari jam 6 sore sampe jam 6 pagi,” ujarnya.
Bila setiap warga memiliki kesadaran yang sama tentang kebersihan dan melakukannya masing-masing, Pasha yakin program Pemkot untuk bersih akan tercapai. Wajah kota yang bersih kata dia penting untuk mendukung Palu menjadi destinasi wisata.
Sebab tak ada jalan lain Kota Palu harus menjadi kota yang menjual jasa. Setelah beberapa sektor menjadi kewenangan Pemerintah Provinsi Sulteng. Ada banyak spot pariwisata di Kota Palu yang dinilainya indah dan menjual. Tahun ini kata Pasha, pemkot tengah menyiapkan 3 spot pariwisata Palu. Flying fox di Salena, Paralayang di Salena, dan wisata Outbond di Kabonena.
Sebenarnya tahun ini ketiga lokasi wisata tersebut sudah siap kata Pasha. Tetapi lebih baik diresmikan tahun depan sambil membenahi kondisi tiga titik pariwisata di Palu itu. “Mana tahu nanti ada yang mulur dalam prosesnya. Jadi kita sebut tahun depan saja,” ujarnya.
Tak hanya itu, Pemerintah Kota Palu juga tengah menyiapkan satu titik wisata lagi yaitu City Forest di Salonde. Dimana di daerah akan dibangun sebuah panggung besar untuk seni. Menurutnya pada 2019 akan ada pentas level dunia yaitu pemain perkusi se Indonesia akan tampil bersama-sama di panggung besar itu.
“Kita baru saja mengirim pemain perkusi kita ke Kanada untuk belajar perkusi. Agar nanti mereka bisa tampil pada pentas perkusi di Salonde,” tandas pentolan Grup Ungu ini.
(aaa/Palu Ekspres)






