PALU EKSPRES, PALU – Bhineka Mentari Dimensi dan Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP) menggelar sosialisasi bertema “Belanja Cepat Cara Tepat Melalui e-katalog” di Kota Palu, Sulawesi Tengah.
Kegiatan yang dilaksanakan Kamis 19 Juli 2018 di Swisbell Hotel Palu itu bertujuan meningkatkan pengetahuan pemerintah daerah serta mengenal manfaat pengadaan barang melalui e-katalog LKPP.
Sosialisasi yang dibuka Kabag Administrasi Biro Pembangunan dan SDA Setdaprov Sulteng, Syaiful Anwar Hasibuan ini dihadiri sedikitnya 100 peserta dari kalangan kepala OPD, ketua unit layanan pengadaan (ULP), dan layanan pengadaan secara elektronik (LPSE) di Kota Palu.
Kepala LKPP RI Agus Prabowo mengatakan, e-katalog adalah instrumen baru dalam mendapatkan pengadaan barang/jasa pemerintah yang terbuka dan efisien.
Melalui e-katalog, pembelian barang/jasa bisa dilakukan secara cepat dan mudah. Pengelola pengadaan hanya perlu melakukan log in dan melakukan transaksi melalui laman https://e-katalog.loop.go.id.
Agus optimistis dengan banyaknya pilihan dan fleksibilitas dalam membeli produk pemerintah dapat memilih dan menentukan pembelian produk sesuai dengan kebutuhannya.
Apalagi, informasi spesifikasi, harga, dan merek telah dibuka dan dapat
diakses oleh semua pihak. lnformasi harga dan spesifikasi barang/jasa yang terdaftar di e-katalog LKPP menurutnya bersifat terbuka.
Artinya masyarakat dapat melihat dan melakukan kontrol. Pembeli, dalam hal ini kelompok kerja (Pokja) dapat langsung membandingkan harga barang yang sama dari beberapa penyedia.
”Jadi, kita ini dengan medium (e-katalog) ini meng-create pasar dan harus terbuka harganya. Jadi ini semacam crowd control. Dengan demikian publik bisa mengawasi tangsung,”sebut Agus dalam rilisnya.
Direktur Corporate Sales Bhinneka, Heriyadi Janwar menjelaskan, sebagai pelopor penyedia barang/jasa secara online, Bhineka telah terverifikasi di LKPP. Dan berperan aktif menyosialisasikan pengadaan barang/jasa pemerintah melalui e-katalog.
Pihaknya berkomitmen untuk dapat membantu proses reformasi cara belanja pemerintah termasuk pengadaan badan usaha menjadi lebih akuntabel.
“Sebagai online store yang telah berkecimpung di dunia distribusi dan penjualan barang/jasa secara online dan offline selama 25 tahun, Bhinneka berkomitmen memberikan produk, harga, pelayanan dan servis terbaik melalui e-katalog LKPP dimana Bhinneka memiliki perwakilan resmi di 32 provinsi di seluruh Indonesia,”kata Heriyadi.
Keberadaan bhineka sebagai penyedia barang/jasa pemerintah perlu terus disosialisasikan agar dapat meningkatkan pengetahuan pemerintah daerah mengenai manfaat pengadaan barang melalui e-katalog LKPP. Demi menuju Indonesia yang semakin transparan dan maju.
Meningkatkan kualitas pelayanan dari berbagai aspek. Bhineka menurutnya menawarkan pilihan produk yang lengkap, harga khusus untuk produk dalam e-katalog serta jaminan garansi dan layanan.
Peran agregator online store bhineka ke dalam sistem e-katalog LKPP dipercaya dapat mempercepat akselerasi kategorisasi produk yang akan dibeli pemerintah.
Dia menbahkan, sat ini terdapat lebih dari 31.000 produk bhineka yang tayang di e-katalog LKPP. Produk produk tersebut antara lain komputer (desktop/notebook), server office equipment dan kamera.
Hal itu menurutnya dapat mewujudkan efektifitas kinerja dan efisiensi anggaran negara yang dibelanjakan melalui pengadaan barang/jasa.
” Pada akhirnya bhineka menguatkan kemitraan dengan pemerintah dalam melaksanakan pengadaan nasional,”sebut Heriyanto.
Sementara itu, Kabag Administrasi Biro Pembangunan dan SDA Setdaprov Sulteng, Syaiful Anwar Hasibuan mengatakan, sosialisasi e katalog meruapakn sarana strategis untuk menyamakan pemahaman tentang tindaklanjut pengadaan barang dan jasa.
“Kami berharap melalui kegiatan ini pemerintah daerah akan mampu melaksanakan proses pengadaan secara benar dan sesuai aturan. Karena kasus korupsi selama ini banyak berkaitan dengan pengadaan barang jasa,”demikian Syaiful.
(*/mdi/palu ekspres)






